Jakarta, tvOnenews.com - Suasana haru dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti acara penutupan kegiatan sosialisasi hukum perlindungan perempuan dan anak di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar).
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah memberikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan program ini. Ia menilai upaya yang dilakukan para advokat dan lembaga hukum sejalan dengan cita-cita mewujudkan Kota Layak Anak yang aman dan berkeadilan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, Pemerintah Kota Jakarta Barat membuka ruang kerja sama yang erat dengan organisasi seperti Kongres Advokat Indonesia (KAI) sebagai mitra strategis.
"Kolaborasi ini difokuskan pada pencegahan dan penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), serta menyelaraskan program pendampingan hukum dengan gerakan Sekolah Aman dan Nyaman serta optimalisasi Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R)," kata Iin, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
"Harapannya, pemahaman hukum dapat ditanamkan sejak dini, sehingga generasi muda mampu menjadi pelopor perlindungan di lingkungan sekitarnya," sambungnya.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Perlindungan Hukum Masyarakat Indonesia (YPHMI), Tuti Susilawati menyampaikan hasil evaluasi yang menunjukkan kondisi di lapangan.
Selain itu, ia menyoroti tantangan lain seperti kurangnya pendampingan dalam keluarga, potensi kenakalan remaja, serta kasus kekerasan yang sering terjadi namun jarang dilaporkan.
"Mengatasi hal ini membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak agar perlindungan berjalan menyeluruh," ujarnya.
Sementara, Dewan Pembina YPHMI, Umar Abdul Aziz menekankan bahwa kesadaran hukum adalah kunci utama.
Ia berharap materi yang telah disampaikan selama kegiatan dapat terus disebarkan dan dipraktikkan di tengah masyarakat sehingga pengetahuan ini menjadi bekal untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.
"Melalui sinergi yang terjalin, diharapkan Kecamatan Kembangan dapat tumbuh menjadi wilayah yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang tinggi serta tanggap terhadap setiap persoalan sosial yang muncul," ungkapnya.(raa)




