Caracas: Gempa bumi besar berkekuatan 7,1 magnitudo melanda Venezuela tengah pada Rabu 24 Juni 2026 waktu setempat, menurut Survei Geologi Amerika Serikat.
Warga mengatakan bahwa gempa terasa sangat kuat, mengguncang bangunan dan memutus aliran listrik di beberapa bagian negara, termasuk ibu kota, Caracas.
Belum jelas apakah ada korban jiwa.
Gambar-gambar yang diunggah di media sosial menunjukkan bangunan-bangunan dengan kerusakan parah akibat gempa dan asap serta debu mengepul dari lokasi tersebut. Warga di Caracas terlihat berkumpul di jalanan untuk meninjau kerusakan, yang termasuk bangunan yang runtuh.
"Warga di wilayah ini sebagian besar tinggal di bangunan yang rentan terhadap guncangan gempa, meskipun ada bangunan yang tahan gempa," menurut USGS, seperti dikutip dari The New York Times, Kamis 25 Juni 2026.
"Bangunan-bangunan yang paling rentan terbuat dari batu bata tanpa penguatan dan konstruksi blok adobe," tambah USGS.
Gempa bumi tersebut berpusat di dekat Montalbán, sebuah kota berpenduduk sekitar 25.000 jiwa di negara bagian pesisir Carabobo. Gempa terjadi pada pukul 18.04 waktu Venezuela.
Meskipun gempa terjadi di daratan, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik AS mengatakan gelombang tsunami mungkin terjadi di sepanjang pantai Venezuela, Bonaire, Curaçao, dan Aruba.
Pihak berwenang Venezuela tidak segera menanggapi permintaan komentar. Para pejabat di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Caracas juga tidak segera menanggapi.




