HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Pinrang. Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah layanan.
Penguatan distribusi dilakukan dengan menambah suplai BBM sekitar 10–15 persen dari penyaluran normal harian yang selama ini berjalan di wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar dengan ketersediaan stok yang tersedia di lapangan.
Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan Pertamina terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi distribusi BBM di berbagai titik layanan. Pemantauan tersebut dilakukan agar perusahaan dapat mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan kebutuhan di masyarakat.
Menurut Ridho, penyesuaian distribusi menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Ia menyebutkan bahwa kondisi penyaluran BBM saat ini mulai berangsur normal dan terus dipantau secara berkala untuk memastikan kelancaran distribusi.
“Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyaluran BBM di lapangan. Sebagai langkah antisipasi, kami telah menambah suplai sekitar 10–15% dari penyaluran normal harian di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Saat ini kondisi penyaluran sudah berangsur normal dan terus kami monitor secara berkala,” ujar Ridho, Rabu, 24 Juni 2026.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Pertamina terus melakukan penguatan distribusi serta monitoring kondisi stok di lapangan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan dengan baik. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan,” jelas Lilik.
Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan konsumsi dan kondisi penyaluran BBM di lapangan guna memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga.
“Apabila masyarakat menemukan kendala layanan maupun membutuhkan informasi terkait layanan energi, dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang diterima akan diteruskan kepada fungsi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Olah jadi berita ekonomi,” ulasnya. (edo)





