ASUS Perkenalkan Laptop Bisnis Anyar, Tanam Fitur Local AI

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG - ASUS, perusahaan teknologi asal Taiwan, memperkenalkan produk anyar untuk lini Business-to-Business (B2B) dan komersialnya, ASUS ExpertBook Ultra. Produk tersebut pertama diperkenalkan secara global pada Januari 2026 dan mulai masuk ke Tanah Air pada Mei 2026.

"Kami mencoba mendefinisikan ulang laptop bisnis itu supaya tidak boring. Kami mau menghadirkan laptop flagship untuk bisnis yang bisa dibawa ke mana-mana. Jadi untuk Work from Cafe, Work from Anywhere, pengguna tidak perlu malu," kata Said Dahda, Commercial Technical Public Relations ASUS Business, dalam konferensi pers yang digelar di Kota Semarang pada Rabu (24/6/2026).

Said menyampaikan bahwa ASUS ExpertBook Ultra sengaja diperkenalkan untuk menjangkau konsumen profesional. Berbagai fitur dan teknologi yang dibenamkan diklaim mampu menunjang kebutuhan komputasi bagi wirausahawan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), eksekutif bisnis, konsultan, pengacara, akuntan, hingga kreator konten.

Menggunakan Intel Core Ultra X9 Series 3, Said menjelaskan bahwa prosesor yang digunakan ASUS ExpertBook Ultra telah memiliki Neural Processing Unit (NPU) sebesar 50 Trillion Operations per Second (TOPS).

Dengan teknologi tersebut, pengguna bisa menjalankan model kecerdasan buatan atau kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tanpa harus terhubung ke internet.

"Kita juga mau dari sisi laptopnya efisien. Enteng, tidak berat, dari baterai juga aman karena tidak perlu sering di-charge. Keamanan juga jadi aspek penting dari segi bisnis, maka kami siapkan yang terbaik," ujar Said.

Baca Juga

  • Penetrasi EV Melesat, BYD Perluas Jaringan Penjualan di Jawa Tengah
  • Asa Jateng Angkat Pamor Furnitur Jepara Lewat Ekspor dan UMKM
  • Budiman Sudjatmiko: Pemerintah Usahakan Rakyat Miskin Tak Terdampak Kenaikan BBM

Aldi Ramadiansyah, Commercial Product Marketing ASUS Indonesia, menjelaskan bahwa lini penjualan ASUS Business sudah menjangkau industri manufaktur, lembaga pendidikan, lembaga keuangan, rumah sakit, industri jasa dan ritel, juga pemerintahan.

"Di tahun 2025, kami sudah menduduki nomor 3 brand yang memasok sektor pemerintahan, juga UMKM, kami juga sudah mendapat peringkat nomor 1 untuk commercial AIO," ungkapnya.

Pasar B2B di Tanah Air memang tengah menjadi incaran ASUS Indonesia. Aldi menyebut, strategi itu sengaja diambil untuk menjangkau konsumen yang lebih beragam sembari memasarkan ragam produk yang tidak terbatas pada laptop ataupun komputer desktop.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2019, ASUS Business terus meningkatkan pangsa pasarnya. Bahkan, per Kuartal I/2026, Aldi mengklaim pihaknya telah menjangkau marketshare hingga 17%.

"ASUS Business itu berbeda dengan lini consumer kami. Kalau kakak kami hanya menjual laptop, desktop, dan sebagainya. Kami menjual ekosistem secara keseluruhan, seperti router, projector, workstation, server, motherboard, dan sebagainya. Karena ASUS tidak cuma memiliki laptop atau desktop, tetapi punya peripheral lainnya," jelas Aldi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Dolar Naik, Harga Kebutuhan Pokok Ikut Melambung: Elpiji 3 Kg di Barru Tembus Rp50 Ribu, Minyak Goreng di Pinrang Rp25 Ribu per Liter
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar Sebagai Ketua Umum, Serukan KAMMI Jadi Rumah Nyaman Bagi Seluruh Kader
• 17 jam laluterkini.id
thumb
Harga Pangan Hari Ini 25 Juni: Harga Cabai dan Bawang Merah Terus Turun, Beras Relatif Stabil
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi Ringkus Curanmor di Johar Baru, Ketahuan Saat Motor Dijual di Medsos
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Selain Rp 153 Miliar, KPK Sita Apartemen hingga Emas Eks Dirut Taspen
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.