JEMBER, ERANASIONAL.COM – Politeknik Negeri Jember menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember meresmikan fasilitas kantin baru. Langkah ini merealisasikan program perluasan ekosistem rantai nilai halal (Halal Value Chain) di lingkungan kampus pada tahun 2026.
Pihak kampus menyulap fasilitas kuliner tersebut menjadi Zona KHAS yang mengusung konsep Kuliner Halal, Aman, dan Sehat. Pembenahan infrastruktur ini bertujuan meningkatkan kenyamanan mahasiswa serta menyediakan makanan berkualitas yang memenuhi standar regulasi.
“Kami menyerahkan hasil renovasi kantin ini sebagai wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan ekonomi melalui kolaborasi pendidikan,” ujar Analyst Bank Indonesia, Claresta Islamey.
Pihak kampus menyambut hangat bantuan fisik tersebut dan siap mengelola kantin secara profesional, transparan, serta akuntabel. Manajemen perguruan tinggi melibatkan Dharma Wanita Persatuan bersama para pelaku UMKM untuk menjaga konsistensi mutu pelayanan harian.
“Program ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga upaya nyata kami meningkatkan kualitas layanan publik,” tegas Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polije, Dr. Yossi Wibisono, S.TP., M.P..
Yossi Wibisono menegaskan bahwa penerapan konsep halal wajib menyentuh seluruh rantai pasok mulai dari bahan baku hingga penyajian. Oleh karena itu, pengelola kantin dan pedagang harus menerapkan standar kebersihan dan kehalalan secara konsisten setiap hari.
“Kami mewajibkan seluruh pengelola kantin menerapkan standar Zona KHAS secara berkelanjutan guna menghadirkan fasilitas kuliner yang memenuhi regulasi,” lanjut Yossi Wibisono.
Acara serah terima yang bernilai strategis ini berjalan lancar dengan dihadiri oleh jajaran pejabat teras kedua instansi. Otoritas kampus menargetkan Zona KHAS Polije menjadi percontohan ideal bagi kantin akademis lainnya di Indonesia.
Kedua belah pihak optimistis fasilitas modern ini membawa berkah melimpah bagi seluruh sivitas akademika Jember. Sinergi berkelanjutan tersebut sekaligus memperkuat fondasi utama dalam mendukung sektor pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.





