Jakarta, tvOnenews.com - Francesco Bagnaia resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati Lenovo Team mulai MotoGP 2027. Keputusan tersebut membuat dirinya menjadi pembalap tersukses dalam sejarah tim pabrikan Ducati di ajang kelas premier.
Hal ini diumumkan langsung oleh Ducati Corse melalui laman MotoGP, bahkan mereka mengonfrimasi kepergian Francesco Bagnaia pada akhir musim 2026, setelah delapan musim yang membawa kombinasi tersebut meraih dua gelar juara dunia.
Selama memperkuat Ducati, Francesco Bagnaia berhasil menjelma menjadi sosok sentral yang membawa tim asal Borgo Panigale kembali mendominasi kelas premier.
Berbagai gelar juara, kemenangan balapan, hingga rekor mentereng sukses diraih pembalap asal Italia tersebut sepanjang kariernya bersama Ducati.
Kepergian Bagnaia tentu menjadi momen emosional bagi Ducati. Pasalnya, pembalap yang akrab disapa Pecco itu kini tercatat sebagai salah satu pembalap tersukses yang pernah membela tim pabrikan Italia tersebut.
Perjalanan Bagnaia bersama Ducati memang penuh pencapaian luar biasa. Sejak bergabung dengan keluarga Ducati di MotoGP, ia berhasil mengoleksi dua gelar juara dunia MotoGP, yakni pada musim 2022 dan 2023.
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu tercatat sudah mengemas sebanyak 31 kemenangan, 63 podium, dan 28 pole position selama bergabung dengan tim Borgo Panigale tersebut.
Musim 2022 menjadi musim istimewa dalam kariernya. Saat itu Bagnaia sukses mengakhiri puasa gelar juara dunia Ducati yang telah berlangsung sejak 2007 ketika Casey Stoner terakhir kali meraih titel untuk pabrikan asal Italia tersebut.
Kesuksesan itu berlanjut pada musim berikutnya ketika Bagnaia kembali mempertahankan gelar juara dunia. Prestasi tersebut pun membuat dirinya layak disebut sebagai pembalap tersukses di Ducati.
"Pecco telah menulis bagian fundamental dari sejarah olahraga Ducati," kata Claudio Domenicali, CEO Ducati Motor Holding.
"Dia tumbuh bersama kami, percaya pada proyek ini dan, bersama dengan Tim, memberikan kontribusi penting untuk membawa Desmosedici GP kembali ke puncak MotoGP, merebut kembali gelar Juara Pembalap untuk Borgo Panigale yang telah hilang selama 15 tahun." tambahnya.
Hingga saat ini Bagnaia belum mengumumkan nasib masa depannya lebih lanjut. Namun menurut rumor yang beredar, ia dikabarkan akan menjadi tandem Marco Bezzecchi di Aprilia Racing.




