Aksi debt collector atau mata elang (matel) menyetop seorang wanita berinisial HF (24) di Jalan Pemuda Asli, Rawamagun, Jakarta Timur (Jaktim), viral di media sosial. Para debt collector batal menarik kendaraan usai berdebat dengan orang tua HF.
Dalam video viral yang dilihat detikcom, Kamis (25/6/2026), tampak komplotan matel memberhentikan korban di tengah jalan. Ayah HF kemudian mempertanyakan penarikan kendaraan itu.
Matel itu hanya tersenyum saat berdebat dengan ayah korban. Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (18/6). Dia mengatakan HF tiba-tiba diberhentikan oleh enam orang matel.
"Korban merasa diikuti mulai dari Jalan Pemuda hingga ke Puskesmas dan kembali ke rumah korban saat melintas di Jalan Kayu Jati Raya korban sempat diberhentikan oleh enam orang debt collector," kata Made.
Korban kemudian menyarankan debt collector bertemu orang tuanya. Pihak debt collector dan orang tua korban kemudian berdebat masalah penarikan kendaraan.
"Selanjutnya saat tiba di tempat kerjaan orang tua korban, orang tua korban berdebat dengan debt collector mempermasalahkan untuk pelat nomer tidak sesuai dengan jenis kendaraannya. Sempat terjadi adu mulut antara kedua belah pihak lalu pihak debt collector pergi meninggalkan lokasi, untuk unit sepeda motor tidak diambil," ujarnya.
(wnv/haf)





