Menkes Kaget Ada "Bullying" di Kalangan Dokter, Dilakukan Teman-Senior

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku kaget banyak dokter mengeluhkan isu perundungan atau bullying di lingkungan profesi tersebut.

"Yang pertama yang agak mengagetkan saya, ternyata paling banyak yang dikeluhkan oleh dokter adalah perundungan," kata Budi dalam rapat kerja di Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Berdasarkan data yang ia peroleh, Budi menyebutkan bahwa banyak kasus perundungan yang dilakukan rekan sesama dokter hingga senior.

Baca juga: Menkes Ungkap Banyak Puskesmas Tidak Ada Dokternya

Ia menuturkan, bullying dari sesama tenaga kesehatan atau seniornya kerap terjadi kepada dokter muda yang baru ditugaskan di tempat lain.

"Misal ada satu dokter mau masuk ke daerah lain yang bukan FK-nya dia, oh ditekan di sana. Atau dia masuk mau kerja, ada seniornya, ditekan. Dan itu adalah merupakan gangguan yang paling banyak yang kita secara sistematis pun harus melindungi. Terutama bagi dokter-dokter muda dan dokter-dokter yang ditugaskan di tempat lain," jelasnya.

Selain itu, Menkes Budi juga menyoroti ada fenomena tenaga kesehatan mendapat ancaman dari pasien yang mengajukan tuntutan.

Baca juga: Menkes Sebut Kelompok Anti Vaksin Meningkat, Siapkan Strategi Edukasi Baru

"Ini yang kita mesti jaga dan kita mesti lindungi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Ada ancaman fisik, belum tentu dari pasien, ini juga kita mesti jaga, terutama ini di daerah konflik," ujar dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di hadapan anggota DPR, Menkes menegaskan isu perundungan ini akan dibenahi.

"Masing-masing kelompok pressure ini, atau ketidaknyamanan dokter ini, kita identifikasi dan kita akan bereskan satu per satu ya," kata Budi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Kios di Tengah Sawah, Menjemput Kemandirian Ekonomi di Pelosok Desa  
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Industri Baterai Kendaraan Listrik RI Mulai Fokus ke Sektor Daur Ulang
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cerita Lila Tembus 500 Ribu Penonton Lebih Dulu, Warkop DKI: ViRaLiN dOoOong..!! Tinggal Selangkah Lagi
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BNPB: 2.533 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa di Sigi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini Kamis 25 Juni 2026, Waspadai Titik Berpotensi Macet
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.