JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro meminta Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak produktif di tengah situasi yang dihadapi masyarakat.
Menurut Agung, pernyataan Presiden Prabowo yang mengetahui siapa pihak yang membiaya demonstrasi mahasiswa tanpa membuka dengan jelas justru membuat sesama anak bangsa saling curiga.
Hal tersebut disampaikan oleh Agung Baskoro dalam Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Kamis (25/6/2026).
“Ini pekan-pekan yang menurut saya menentukan dan pemerintah harus fokus kesana (penyelesaian masalah pengangguran, makan bergizi gratis, ekonomi),” ucap Agung.
Baca Juga: Prabowo Tahu Pembiaya Demonstrasi Mahasiswa, Pengamat: Di Internal Memang Ada Elit Versus Elit
“Bukan menyampaikan statement-statement yang saya mohon maaf kepada Bapak Presiden, yang tidak produktif semacam itu kalau misalkan ujungnya nggak jelas. Karena ini bisa membuat kita sesama anak bangsa saling curiga satu sama lain.”
Oleh karena itu, Agung mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk membuka siapa donatur aksi demonstrasi mahasiswa dan menuntutnya secara hukum.
“Dibuka saja pihak-pihak itu dan dituntut secara hukum, karena kita nggak mau ya terus menerus dibawa dalam prasangka-prasangka yang negatif dan itu tidak sehat dalam situasi yang menurut saya hari ini tidak baik-baik saja secara ekonomi, di internal maupun secara global,” ucap Agung.
Setelah itu, kata Agung, pemerintah bisa bangkit untuk mengatasi persoalan-persoalan yang lebih subtantif.
“Misalkan stabilitas harga-harga yang masih naik sebagian, soal fluktuasi, nilai tukar rupiah kita dan harga saham yang masih naik turun,” kata Agung.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- prabowo
- pernyataan tidak prooduktif prabowo
- presiden prabowo subianto
- agung baskoro





