Ketum PBNU di Hadapan Prabowo: Warga NU Siap Berjuang demi Bangsa dan Negara

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKALAN -- Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan warga Nahdlatul Ulama merupakan rakyat yang setia kepada negara dan siap berjuang demi kepentingan bangsa dan negara.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 di Institut Agama Islam Sayyidina Kholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga
  • Niat Puasa Asyura, Lengkap Disertai dengan Dalil Keutamaannya
  • Afsel Cetak Sejarah, Bafana Bafana Gusur Korsel di Grup A untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
  • Laporan: Tertekan, Netanyahu tak Punya Pilihan Selain Terima Gencatan Senjata AS-Iran

Dalam sambutannya, Gus Yahya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Presiden Prabowo pada acara penutupan Munas dan Konbes NU. Menurut dia, kehadiran kepala negara melengkapi kebahagiaan keluarga besar NU setelah berhasil menuntaskan seluruh agenda permusyawaratan yang dinilai sangat strategis menjelang Muktamar ke-35 NU.

"Ini melengkapi kebahagiaan kami setelah berhasil menyelesaikan keseluruhan tugas pelaksanaan Munas dan Konbes yang merupakan permusyawaratan paling strategis menuju Muktamar ke-35 yang insya Allah akan kami selenggarakan pada tanggal 1 sampai 5 Agustus yang akan datang," ujar Gus Yahya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia juga memohon doa restu agar Nahdlatul Ulama senantiasa mampu menjaga, melestarikan, dan memelihara bangsa serta negara.

Di hadapan Presiden Prabowo, Gus Yahya menegaskan para kiai, pemimpin, kader, dan jutaan warga NU memiliki kecintaan yang besar kepada pemimpin negara serta tetap memelihara optimisme terhadap masa depan Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal Perubahan Teknologi Boeing 737-8
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
KSP Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jadi Perekat Bangsa
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perjuangkan Sony Sonjaya, Kuasa Hukum Singgung Bharada E Bisa Dapat JC di LPSK
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana: Saya Mohon Maaf
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
MER-C Identifikasi Kebutuhan Mendesak RS Jabal Amel Usai Serangan Israel
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.