JAKARTA, KOMPASTV — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi.
Pergerakan indeks hari ini diperkirakan akan diwarnai fluktuasi akibat kombinasi sentimen kebijakan dari dalam negeri serta proyeksi tingkat suku bunga global.
Berdasarkan data perdagangan Kamis pagi, IHSG dibuka turun sebesar 10,81 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.873,07.
Baca Juga: MSCI Pertahankan Status Indonesia, IHSG Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Koreksi ini juga diikuti oleh kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 yang turun 1,02 poin atau 0,18 persen ke posisi 577,15.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak volatil sepanjang hari ini.
“Secara teknikal, level support IHSG berada di 5.784 atau 5.720 atau 5.677, sedangkan resistance di level 5.993 sampai 6.052 atau 6.171, dengan strategi yang disarankan adalah wait and see atau buy on weakness,” ujar Liza di Jakarta, Kamis (25/6/2026), dikutip dari Antara.
Sentimen Global: Kinerja Teknologi dan Redaman Inflasi EnergiDari mancanegara, investor cenderung bersikap hati-hati menantikan laporan keuangan Micron, yang menjadi indikator terbaru untuk prospek industri semikonduktor serta tren investasi kecerdasan buatan (AI).
Meskipun saham sektor teknologi masih tertekan akibat aksi ambil untung (profit taking) dan kekhawatiran valuasi yang tinggi, pelaku pasar belum menunjukkan tanda-tanda rotasi modal besar-besaran keluar dari saham kategori pertumbuhan (growth stocks).
Di sisi lain, penurunan signifikan pada harga minyak dunia turut membantu meredakan kekhawatiran terhadap laju inflasi.
Dampaknya, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed) mulai berkurang, yang tercermin dari penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS.
Baca Juga: IHSG dan Rupiah Kompak Dibuka Melemah pada Selasa Pagi, Ini Faktor Penyebabnya
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- ihsg hari ini
- pasar saham
- ihsg melemah
- saldo anggaran lebih
- kemenkeu
- suku bunga the fed





