Prabowo Yakin Swasembada Pangan Indonesia Bukan untuk Satu Tahun, Seterusnya

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - GORONTALO - Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan bukanlah pencapaian sesaat.

Prabowo mengingatkan bahwa swasembada pangan merupakan target besar yang tidak mudah dicapai.

BACA JUGA: BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak PENAS XVII 2026

Hal itu dikatakan Prabowo dalam pidatonya pada acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di GOR David-Tony, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6).

"Saya yakin, swasembada pangan Indonesia tidak hanya untuk satu tahun. Untuk seterusnya, Indonesia akan swasembada pangan," ujar Prabowo.

BACA JUGA: Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Prabowo

Dia menegaskan bahwa hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu.

Prabowo mengingatkan bahwa sektor pertanian dan perkebunan membutuhkan proses panjang sebelum menghasilkan manfaat ekonomi.

BACA JUGA: Di Depan 100 Ribu Petani dan Nelayan, Prabowo Memastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

"Tanam beras, tanam padi, tiga bulan baru ada hasil. Tanam kelapa sawit lima tahun baru ada hasil. Tanam singkong sepuluh bulan baru ada hasil. Upaya yang tidak segera, tetapi sekarang sudah mulai kelihatan,” kata dia.

Eks Menteri Pertahanan itu juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya memiliki keterkaitan langsung dengan kesejahteraan petani, nelayan, dan kebutuhan gizi masyarakat.

Dia menanggapi adanya pihak-pihak yang masih mempertanyakan urgensi program tersebut.

"Ada juga yang tidak setuju MBG. Seharusnya mereka yang tidak setuju MBG datang ke sini. Tanya itu petani nelayan, MBG perlu atau tidak? Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak?" tuturnya.

Prabowo menilai kebutuhan pangan merupakan persoalan paling mendasar yang harus dipenuhi negara.

Untuk itu, Prabowo menolak anggapan yang menyebut ada persoalan lain yang lebih mendesak dibanding pemenuhan kebutuhan makan masyarakat.

"Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan ada yang lebih genting dari perut lapar. Saya kira enggak ada yang lebih genting dari perut lapar,” tutur Prabowo. (dit/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Ekosistem Sepak Bola Daerah, Pemprov Kalteng Jalin Kerja Sama Strategis dengan Adhyaksa FC
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Satu Lagi Calon Manajer Koperasi Meninggal saat Latihan Militer, Amnesty: Potret Buruk Militerisme
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Iran Tegaskan Tetap Dukung Lebanon di Tengah Tekanan Global
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kata Bupati Bangkalan soal Mayat Wanita di Mobil Pelat Merah di Bandara Juanda
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Dalami Inisiatif Pembagian Kuota Haji Tambahan, Periksa Eks Dirjen PHU
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.