REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin memanas menjelang dimulainya fase gugur. Penyerang Brasil Vinicius Junior menjadi nama terbaru yang meramaikan perebutan gelar pencetak gol terbanyak setelah tampil gemilang pada laga terakhir Grup C, Kamis (25/6/2026) WIB.
Dua gol yang dicetak Vinicius ke gawang Skotlandia mengantar Brasil menutup fase grup dengan meyakinkan sekaligus mendongkrak posisi sang pemain ke peringkat kedua daftar pencetak gol terbanyak turnamen. Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi Vinicius menjadi empat gol dari tiga pertandingan.
- Momen Kembalinya Sang Pangeran Sepak Bola Brasil di Panggung Piala Dunia
- Brasil Juara Grup C Usai Bekuk Skotlandia, Maroko Menyusul ke Babak 32 Besar
- Preview Brasil Vs Skotlandia: Selecao Buru Kemenangan, Tartan Army Kejar Mimpi
Penyerang yang memperkuat Real Madrid itu kini hanya terpaut satu gol dari kapten Argentina Lionel Messi yang masih memimpin klasemen Sepatu Emas dengan lima gol. Messi mencatatkan torehan tersebut hanya dalam 187 menit bermain, menunjukkan efisiensi luar biasa sepanjang fase grup.
Vinicius tidak sendirian dalam mengejar megabintang Argentina tersebut. Dua penyerang elite Eropa, Kylian Mbappe dari Prancis dan Erling Haaland yang membela Norwegia, juga telah mengoleksi empat gol. Namun Vinicius unggul dalam klasemen sementara karena telah menyumbang satu assist, sementara Mbappe dan Haaland belum mencatatkan umpan gol.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Dengan fase grup yang telah berakhir bagi sebagian besar peserta, peluang menambah koleksi gol kini akan ditentukan oleh perjalanan masing-masing tim di babak gugur. Semakin jauh langkah sebuah negara, semakin besar pula kesempatan para pemainnya memperbaiki posisi dalam daftar pencetak gol.
Di bawah kelompok empat gol, persaingan juga berlangsung ketat. Penyerang Jerman Deniz Undav menempati posisi kelima dengan tiga gol dan dua assist. Ia diikuti talenta muda Swiss Johan Manzambi yang mengoleksi tiga gol dan satu assist.
Brasil kembali memiliki wakil dalam daftar tersebut melalui Matheus Cunha yang telah mencetak tiga gol. Sementara gelandang serang Maroko Ismael Saibari dan penyerang Kanada Jonathan David sama-sama mengemas tiga gol untuk membawa tim mereka bersaing di fase gugur.
Posisi kesepuluh ditempati pemain sayap Belanda Crysencio Summerville. Ia mengoleksi dua gol dan satu assist, unggul atas sejumlah pemain lain yang memiliki jumlah gol sama berkat kontribusi tambahan dan efisiensi waktu bermain.
Di luar 10 besar, penyerang Swedia Alexander Isak juga menarik perhatian. Meski baru mencetak satu gol, ia telah membukukan tiga assist, terbanyak di antara para pemain yang masuk persaingan papan atas statistik individu turnamen.
Dengan hadirnya nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, dan Vinicius dalam perburuan Sepatu Emas, persaingan pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 diperkirakan akan semakin sengit saat turnamen memasuki fase gugur.
10 Besar Klasemen Sepatu Emas Piala Dunia 2026
1. Lionel Messi (Argentina) – 5 gol, 0 assist 2. Vinicius Junior (Brasil) – 4 gol, 1 assist 3. Kylian Mbappe (Prancis) – 4 gol, 0 assist 4. Erling Haaland (Norwegia) – 4 gol, 0 assist 5. Deniz Undav (Jerman) – 3 gol, 2 assist 6. Johan Manzambi (Swiss) – 3 gol, 1 assist 7. Matheus Cunha (Brasil) – 3 gol, 0 assist 8. Ismael Saibari (Maroko) – 3 gol, 0 assist 9. Jonathan David (Kanada) – 3 gol, 0 assist 10. Crysencio Summerville (Belanda) – 2 gol, 1 assistA post shared by FIFA World Cup (@fifaworldcup)




