Antrean Pelabuhan Ketapang Sempat Tembus 5 Km, ASDP Ungkap Penyebabnya

bisnis.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) angkat bicara terkait antrean di Pelabuhan Ketapang yang mencapai 5 kilometer.

ASDP mencatat kepadatan kendaraan mulai terjadi sejak Minggu (21/6/2026) yang dipengaruhi kombinasi sejumlah faktor. Selain meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah, operasional penyeberangan juga menghadapi tantangan kondisi cuaca di perairan Selat Bali yang memerlukan peningkatan kewaspadaan. 

Kemudian peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang, terutama pada malam hari, mengharuskan dilakukan penyesuaian proses bongkar muat kapal untuk memastikan aspek keselamatan pelayaran tetap terjaga.

Di sisi lain, volume kendaraan yang menyeberang mengalami peningkatan signifikan. Pada Minggu (21/6), jumlah kendaraan yang dilayani mencapai 9.571 unit atau meningkat 23% dibandingkan realisasi hari sebelumnya sebanyak 7.769 unit. Lonjakan tertinggi berasal dari kendaraan pribadi roda empat yang meningkat 30%, dari 1.681 unit menjadi 2.188 unit.

Kondisi tersebut turut dipengaruhi adanya gangguan operasional pada dua kapal Long Distance Ferry (LDF) milik PT ALP yang menyebabkan sebagian layanan kendaraan angkutan barang dialihkan ke kapal ferry reguler.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa akibat kepadatan yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Heru mengatakan pihaknya memahami tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah sekaligus ketidaknyamanan yang timbul akibat kepadatan di Pelabuhan Ketapang. Karena itu, ASDP menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas kondisi tersebut.

"ASDP bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja keras mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna mempercepat normalisasi layanan dan memastikan arus penyeberangan tetap berjalan optimal," jelas Heru, dikutip dari siaran pers, Kamis (25/6/2026).

Sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan, ASDP mengoptimalkan operasional seluruh fasilitas pelabuhan dan armada yang tersedia. Operasional di Dermaga Moveable Bridge (MB) berjalan normal dengan dukungan 30 kapal. Sementara itu, layanan di Dermaga Bulusan tetap berjalan normal dengan dukungan tambahan KMP Portlink VII guna meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan.

ASDP juga mengoperasikan satu unit kapal pada dermaga Landing Craft Machine (LCM) dengan skema full TBB (Tiba–Bongkar–Berangkat) guna mempercepat pergerakan kendaraan angkutan barang. Selain itu, KMP Prathita dioperasikan pada dermaga ponton untuk membantu mengurai antrean kendaraan roda dua yang mengalami peningkatan selama masa libur sekolah.

Penyesuaian pola layanan turut dilakukan sebagai respons atas gangguan operasional dua kapal LDF milik PT ALP. Dalam kondisi tersebut, sebagian kendaraan angkutan barang dialihkan ke layanan ferry reguler. Meski demikian, ASDP tetap memprioritaskan kelancaran layanan bagi kendaraan pribadi dan bus guna menjaga mobilitas masyarakat yang tengah memanfaatkan momentum liburan.

Hingga saat ini, ASDP bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan terus mengoptimalkan layanan penyeberangan melalui pengoperasian hingga 29 armada kapal guna mempercepat pergerakan kendaraan dan penumpang. 

Berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan menunjukkan hasil positif, ditandai dengan berangsur terurainya kepadatan antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang. Hingga Kamis (25/6) siang, panjang antrean tercatat menurun menjadi sekitar 2,5 kilometer, jauh lebih terkendali dibandingkan kondisi sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Permen UMKM Wajibkan Seller Daftarkan BPJS, Bagaimana Kesiapan UMKM?
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Minim Pengalaman Akting, Jirayut Kaget Ditawari Jadi Pemeran Utama di Film Cek Khodam
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menhan Israel Ngotot Tentaranya Tak Akan Mundur dari Lebanon, Perumit Kesepakatan Damai AS-Iran
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Ibu Pertiwi, Pahlawan, dan Luka Bangsa: Sastra sebagai Cermin Sejarah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Keluarga Ungkap Sakit Gus Yaqut hingga Harus Dibantarkan ke RS Polri
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.