Cek Endra Dukung Percepatan Eksplorasi & Pengembangan Wilayah Kerja Migas Baru untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Cek Endra mendukung langkah pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mempercepat eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja migas baru guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan dinamika pasar energi dunia.

Menurut Cek Endra, perkembangan situasi internasional dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan pentingnya setiap negara memperkuat kapasitas produksi energi domestik.

BACA JUGA: PHE Produksi Migas 1 Juta BOEPD di 2025 Berkat Temuan Sumber Daya & Tambahan Cadangan

Dalam kondisi tersebut, percepatan eksplorasi dan pengembangan sektor hulu migas menjadi langkah strategis untuk meningkatkan cadangan dan produksi migas nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

"Situasi global saat ini memberikan pelajaran bahwa ketahanan energi menjadi faktor yang sangat menentukan stabilitas ekonomi suatu negara," ujar Cek Endra dalam keterangannya pada Kamis (25/6/2026).

BACA JUGA: Cek Endra DPR Apresiasi Penunjukan Menteri ESDM Sebagai Ketua Satgas Transisi Energi Oleh Presiden

Oleh karena itu, kata dia, langkah pemerintah untuk terus mempercepat eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja migas perlu didukung agar Indonesia semakin siap menghadapi berbagai tantangan energi di masa mendatang.

Cek Endra mengatakan sebagaimana disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pemerintah saat ini telah mengidentifikasi 118 area potensial blok migas baru sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor hulu migas nasional.

BACA JUGA: Dua Cagub Sumbar Menggugat ke MK, Yusril Jadi Pengacara Cek Endra-Ratu Munawaroh

Dari jumlah tersebut, 25 wilayah kerja telah ditandatangani kontraknya, 43 wilayah kerja sedang dalam tahap joint study (studi bersama), serta 50 area potensial lainnya disiapkan untuk ditawarkan melalui kegiatan studi dan akuisisi data baru.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membuka peluang investasi sekaligus mempercepat penemuan cadangan migas baru.

"Apa yang disampaikan Bapak Menteri ESDM menunjukkan bahwa pemerintah memiliki peta jalan yang jelas dalam mengoptimalkan potensi migas nasional. Kami di Komisi XII DPR RI mendukung penuh percepatan pengembangan 118 area potensial tersebut agar dapat menghasilkan penemuan cadangan baru, meningkatkan produksi migas nasional, menarik investasi yang lebih besar, serta memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia," lanjut Legislator asal Jambi tersebut.

Dia menilai percepatan pengembangan sektor hulu migas juga akan memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional dan daerah melalui meningkatnya investasi, berkembangnya industri penunjang, terbukanya lapangan kerja, serta meningkatnya penerimaan negara.

Oleh karena itu, dia mendorong agar penyederhanaan perizinan, kepastian regulasi, dan penyediaan data geologi yang berkualitas terus diperkuat sehingga iklim investasi migas Indonesia semakin kompetitif.

Dia mengatakana Indonesia masih memiliki potensi migas yang sangat besar.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kepastian berusaha, "serta sinergi yang kuat antara pemerintah, SKK Migas, dan para investor, saya optimistis sektor hulu migas akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang," tegas Cek Endra.

Menurutnya, Komisi XII DPR RI akan terus mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah dalam mempercepat eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja migas, menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi nasional guna mewujudkan kemandirian energi dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.(fri/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Trans Kontinental Catatkan Laba Bersih Rp 1,32 T Sepanjang 2025
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Penyebab Kematian ASN Bangkalan di Parkiran Juanda Tunggu Hasil Autopsi
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polisi gagalkan peredaran narkotika dengan modus beras India di Jakpus
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Cara Mengenali Orang yang Nirempati dari Ucapannya Menurut Psikologi
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
"Orang Dalam" Hantui Pencari Kerja, Pakar Soroti Celah pada Tahap Akhir Rekrutmen
• 35 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.