Jangan Salah Pilih! Ini Spesifikasi Minimal HP Rp1 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Membeli

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Membeli HP Android di kisaran harga Rp1 jutaan kini tidak bisa lagi hanya berpatokan pada kapasitas RAM atau besarnya kamera. Persaingan produsen yang semakin ketat membuat banyak perangkat terlihat menarik di atas kertas, tetapi belum tentu mampu memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman dalam jangka panjang.

Ilustrasi HP/smartphone/ponsel pintar.
Photo :
  • Freepik
Baca Juga :
Analisis Lengkap HP Rp1 Jutaan 2026: RAM, Chipset, dan Performa di Game Populer Tanpa Lag
China Ubah Aturan Baterai Mobil Listrik

Di tahun 2026, pengguna membutuhkan ponsel yang sanggup menjalankan aplikasi harian, media sosial, belajar daring, hingga game populer tanpa mengalami penurunan performa secara drastis. Karena itu, memahami spesifikasi minimum menjadi langkah penting sebelum memutuskan membeli perangkat.

Berikut VIVA rangkum Kamis, 25 Juni 2026, ada sejumlah komponen yang wajib diperhatikan agar tidak salah pilih.

1. Chipset Menjadi Penentu Performa

Komponen pertama yang harus diperiksa adalah chipset. Inilah "otak" yang menentukan kecepatan membuka aplikasi, berpindah menu, hingga memainkan game.

Untuk kelas Rp1 jutaan, pilihlah HP yang menggunakan chipset modern seperti MediaTek Helio G99, Helio G100, Dimensity seri 6000, atau Snapdragon 6 Series jika tersedia. Chipset dengan proses fabrikasi lebih kecil juga umumnya lebih hemat daya dan tidak mudah panas ketika digunakan dalam waktu lama.

Sebaliknya, sebaiknya hindari perangkat yang masih memakai chipset lawas dengan performa rendah jika Anda berencana menggunakan ponsel lebih dari dua atau tiga tahun.

2. RAM Minimal 6 GB, Lebih Baik 8 GB

RAM berfungsi menyimpan aplikasi yang sedang berjalan. Semakin besar kapasitasnya, semakin lancar proses multitasking.

Berbagai panduan teknologi internasional menyebutkan bahwa 6 GB kini menjadi standar minimum untuk Android modern, sedangkan 8 GB merupakan pilihan ideal agar performa tetap nyaman dalam beberapa tahun ke depan. Fitur RAM virtual memang membantu, tetapi tidak bisa menggantikan RAM fisik sepenuhnya.

3. Penyimpanan Harus UFS, Jangan Lagi eMMC

Banyak calon pembeli hanya melihat kapasitas memori internal tanpa memperhatikan jenis penyimpanannya.

Ilustrasi penyimpanan internal Android.
Photo :
  • U-Report

Padahal, teknologi penyimpanan sangat memengaruhi kecepatan membuka aplikasi, menginstal game, hingga menyalin file.

Jika memungkinkan, pilih HP dengan UFS 2.2 atau setidaknya UFS 2.1. Hindari perangkat yang masih menggunakan memori eMMC karena performanya jauh lebih lambat, terutama setelah pemakaian dalam jangka panjang.

Baca Juga :
Mobil Listrik 1.000 Km Makin Dekat
Terpopuler: Mobil Listrik Rp200 Jutaan, Motor Bekas Super Irit, hingga Cuan Baterai EV
Harga Baterai Mobil Listrik Mahal, Cuannya Ternyata Segini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lionel Messi Masih Tampil di Piala Dunia 2030 pada Usia 43 Tahun? Begini Jawaban Sang Kapten Argentina
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Rocky Gerung: Gibran Dipermainkan, Mahasiswa Jadi Korban Amplop Rp20 Juta
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bapanas: Penyaluran CBP untuk stabilitas pasokan capai 1,02 juta ton
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Jatuh ke Sungai Bengawan Solo saat Setrum Ikan, Warga Bojonegoro Ditemukan Tewas
• 17 menit lalurctiplus.com
thumb
Rahasia Mekanisme Grow a Garden 2 di Roblox Terbongkar!
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.