Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Lukman B Kady : Saya Sudah Argentina Sejak Dahulu

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Selatan, Lukman Baco Kady, tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan Piala Dunia 2026.

Legislator dari Dapil Sulsel III itu menegaskan, dirinya mendukung Argentina untuk menjadi juara. Bahkan dia mengaku, di penghujung karir Messi bersama timnas, dia yakin La Pulga bisa membawa negaranya juara untuk kali kedua.

“Saya jagokan Argentina. Mereka main bagus, kompak, apalagi ada Messi yang tampil konsisten dan luar biasa. Saya prediksi Argentina bisa juara back to back,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, dirinya sudah menyukai permainan Argentina sejak dulu. Bahkan pada saat mendiang Diego Armando Maradona masih merumput di lapangan hijau.

“Sebelum ada Messi, saya sudah suka permainan Argentina. Dulu kan banyak legenda Argentina, ada Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, Javier Zanetti, dan tentunya Diego Maradona. Gol tangan tuhan itu,” lanjutnya.

Bahkan dia juga mengaku, semasa kecil dirinya banyak mendengar kisah tentang legenda-legenda Argentina lainnya. Seperti Mario Kempes, Alfredo Di Stefano, dan berbagai legenda lainnya.

Dia menyebut, Argentina adalah negara yang tidak pernah krisis bakat. Setelah era Maradona berakhir, lahirlah Lionel Messi. Setelah Messi, dia juga meyakini akan banyak bibit baru yang lahir dari Argentina.

Saat ini ada nama-nama kondang seperti Julian Alvares, Rodrigo De Paul, Lautaro Martinez, hingga bakat-bakat muda seperti Franco Mastantuono dan Nico Paz.

“Setelah Messi ini saya yakin banyak bakat baru lagi. Kan mulai kelihatan itu ada Nico Paz yang bagus sekali mainnya sama Como, ada Mastantuono yang mulai bagus setelah dipinjamkan ke River Plate sama Real madrid,” jelasnya.

Dengan begitu, dia meyakini Argentina tidak akan kehabisan bensin dan melaju hingga menjadi jawara di Piala Dunia 2026 kali ini.

“Tidak mungkin lah kehabisan bensin, banyak stok pemain. Bayangkan sekelas Paulo Dybala sama Garnacho saja tidak dipanggil, ini kan artinya persaingan sangat ketat di internal skuad Tim Tango,” terangnya. (wid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menakar Efektivitas Tol Laut di Wilayah Timur: Analisis Teori Pembangunan dan Paradoks Spasial
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Perobohan Hotel Sultan Belum Diputuskan, PPKGBK Fokus Pindahkan Aset PT Indobuildco
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Rahasia Mekanisme Grow a Garden 2 di Roblox Terbongkar!
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Bank-Bank Kompak Tebar Special Rate, LPS Ungkap Penyebabnya
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Truk Hantam Halte TransJakarta Tebet Eco Park, Sopir Kabur
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.