Warga digemparkan dengan bunyi ledakan besar berulang kali di sekitar kompleks Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Ledakan tersebut ternyata berasal dari bunyi kembang api acara prewedding.
Peristiwa tersebut viral usai diunggah di media sosial (medsos). Di postingan disertakan video suasana perumahan. Terdengar bunyi ledakan bersahutan dan terlihat langit berwarna merah.
Utomo (50), warga sekitar Candi Prambanan, mengatakan ledakan itu mengagetkan warga. Awalnya dikira bukan kembang api karena cukup besar.
"Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah. Kaca sampai bergetar," katanya, seperti dilansir detikJateng, Kamis (25/6/2026).
Setelah keluar rumah, terang Utomo, warga baru mengetahui ada yang menyulut kembang api. Ia menuturkan baru kali ini ledakan kembang api cukup besar.
"Jadi bukan di dalam taman wisata candi Prambanan, di sebelah timurnya. Suaranya sampai Kalasan (Sleman)," imbuhnya.
Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono, mengatakan bahwa ledakan tersebut merupakan suara kembang api. Kembang api itu untuk acara pengambilan foto dan video prewedding.
"Itu acara pengambilan foto dan video prewedding. Arahnya ke taman (taman wisata candi Prambanan), tapi sebenarnya di luar," katanya.
Lokasi peluncuran kembang api, sebut Raksono, awalnya hendak di dekat futsal timur TWC di RT 19 Desa Tlogo. Namun karena padat penduduk dikomplain.
"Dikomplain warga ternyata pindah ke utara di dekat Mandala wisata, di lahan kosong. Tidak ada laporan kerusakan," terang Raksono.
Kegiatan tersebut, lanjut Raksono, sudah berizin dan saat kegiatan diawasi aparat keamanan di lokasi. Namun tidak disangka ledakannya besar.
Terpisah, Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto membenarkan ledakan itu dari kembang api. Kembang api acara prewedding untuk pengambilan foto dan video.
"Itu untuk prewedding ambil foto dan video. Saat kegiatan juga diawasi, semua sesuai prosedur dan aturan yang ada," terang Nyoto kepada detikJateng.
Baca selengkapnya di sini
(idh/dhn)





