Kasus Penculikan Taufik Hidayat, Keluarga Jadi Kunci Cegah Grooming

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan pencegahan manipulasi psikologi yang dilakukan seseorang atau grooming, membutuhkan kesadaran kolektif. Hal ini berkaca dari kasus penyekapan dan penganiayaan Taufik Hidayat terhadap YSR sekitar tiga tahun di sebuah rumah kontrakan di Bandung, Jawa Barat.

"Dimulai dari keluarga harus menjadi ruang aman bagi anak dan perempuan untuk bercerita tanpa takut dihakimi," kata Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Imran Pambudi, Kamis, dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 25 Juni 2026.
 

Baca Juga :

Kasus Penyekapan Taufik Hidayat, Kemenkes Ungkap Bahaya Grooming Orang Dewasa

Selain itu, literasi digital perlu diperkuat agar masyarakat lebih waspada terhadap manipulasi di dunia maya. Kunci pencegahan lainnya yaitu, korban harus didukung dengan akses layanan psikologis, medis, serta perlindungan hukum yang nyata.
 
Imran menekankan tindakan grooming bukan hal sepele, sebab hal tersebut merupakan jalan sunyi menuju kekerasan yang bisa menghancurkan hidup seseorang. Dengan mengenali tanda-tandanya, membangun komunikasi terbuka, dan berani melapor, maka dapat memutus rantai manipulasi tersebut.

"(Grooming) bisa menjerat siapa saja baik anak maupun dewasa. Masyarakat harus waspada, berempati, dan berani bertindak agar tidak ada lagi korban yang terjebak dalam lingkaran manipulasi dan kekerasan," kata Imran.

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.

Kasus penyekapan ini disorot tajam publik. Pelaku, Taufik Hidayat, diringkus Polda Jawa Barat di Majalaya pada Selasa, 23 Juni 2026, usai sempat buron. 

Korban YTR ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan dengan gangguan mobilitas, penglihatan permanen pada kedua matanya, kesulitan berbicara, serta trauma psikis. Kondisi memilukan ini akibat penyekapan selama hampir tiga tahun. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ayah Juga Jadi Tersangka Aniaya Bocah di Batam, Sempat Pura-pura Minta Bantuan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Bahas Kamtibmas hingga Persiapan Hari Bhayangkara 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Perkuat Wisata Kesehatan, BPOM Buka Akses Obat Khusus dan Dampingi UMKM Herbal
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Kemenkeu Sebut Dana Pemerintah Rp300 Triliun di Himbara Bertahap Dikembalikan ke BI
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Bakal Ubah Gaya Bermain Hyundai Hillstate? Media Korea Ini Beberkan Alasannya
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.