BVIC bersiap menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank Victoria Tahap I Tahun 2026 dengan nilai pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp800 miliar dan tenor 3 tahun.
IDXChannel - PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) bersiap menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank Victoria Tahap I Tahun 2026 dengan nilai pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp800 miliar dan tenor 3 tahun. Dana yang dihimpun merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan V Bank Victoria dengan target dana mencapai Rp2,5 triliun.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/6/2026), dalam aksi korporasi ini, sebanyak Rp400 miliar obligasi dijamin dengan skema full commitment, sementara sisa penerbitan hingga Rp400 miliar dijamin menggunakan skema best effort. Apabila porsi best effort tidak terserap seluruhnya oleh pasar, maka Bank Victoria tidak berkewajiban menerbitkan sisa obligasi yang tidak terjual tersebut.
Obligasi tersebut ditawarkan pada harga 100 persen dari nilai pokok obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75 persen per tahun. Instrumen utang ini juga telah memperoleh peringkat idA- (Single A-) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 1 Oktober 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok obligasi akan dilakukan pada 1 Juli 2029.
Perseroan akan melunasi obligasi menggunakan skema bullet payment atau pembayaran pokok secara penuh pada saat jatuh tempo.
Dalam penerbitan ini, PT Victoria Sekuritas Indonesia bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sekaligus Manajer Penjatahan. Sementara itu, PT Bank Mega Tbk ditunjuk sebagai wali amanat yang mewakili kepentingan pemegang obligasi.
(Shifa Nurhaliza Putri)





