Kantong Lo Kheng Hong Makin Tebal, Dapat Dividen dari SIMP & LSIP

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pundi-pundi dividen milik investor kawakan Lo Kheng Hong makin tebal, usai dua emiten sawit PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) membagikan dividen hari ini, Kamis (25/6/2026). 

Adapun berdasarkan informasi hasil RUPS, SIMP tercatat membagikan dividen sebesar Rp26 per saham. Sementara itu, LSIP menebar dividen senilai Rp83 per saham ke pemegang sahamnya.

Lo Kheng Hong diketahui menggenggam lebih dari 5% saham SIMP, atau tepatnya sebanyak 796.649.400 saham. Dengan jumlah kepemilikan ini, maka Lo Kheng Hong diperkirakan mendapatkan dividen sekitar Rp20,71 miliar dari SIMP. 

Sementara itu, melansir data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), investor yang akrab disapa Pak Lo ini menggenggam sebanyak 89.917.200 saham LSIP. Dengan demikian, Pak Lo diperkirakan akan mendapatkan tambahan dividen sekitar Rp7,46 miliar dari LSIP. 

Raihan dividen ini menambah pundi-pundi dividen Pak Lo kian tebal. Sebelumnya, Lo Kheng Hong juga diketahui mendapatkan dividen dari GJTL, RALS, ABMM, BMRI, PGAS, MAIN, hingga BBRI. 

Total dividen ratusan miliar rupiah mengalir ke kantong Lo Kheng Hong pada musim dividen ini. 

Baca Juga

  • Lo Kheng Hong Bersiap Diguyur Lagi Dividen Puluhan Miliar Pekan Ini
  • Sambil Tidur, Lo Kheng Hong Nikmati Dividen Ratusan Miliar
  • Sektor Saham Incaran Lo Kheng Hong Usai Diguyur Dividen Gajah Tunggal (GJTL) 2026

Sebelumnya, Lo Kheng Hong menilai aksi jual investor asing di pasar saham justru menjadi momentum terbaik untuk melakukan akumulasi saham, terutama pada emiten berkinerja fundamental kuat.

Lo Kheng Hong mengatakan kondisi ketika investor asing terus melepas kepemilikan saham sering kali diiringi tekanan harga di pasar. Namun, situasi tersebut membuka peluang bagi investor domestik untuk masuk pada valuasi yang lebih murah.

“Ketika asingnya kabur jualan terus, itu saat yang terbaik,” ujar Lo Kheng Hong setelah acara RUPS PT ABM Investama Tbk. (ABMM), Rabu (29/4/2026).

Pak Lo menyampaikan, penurunan harga saham tidak seharusnya disikapi dengan kepanikan. Sebaliknya, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk membeli saham perusahaan bagus dengan harga diskon.

Dia mengaku tetap optimistis terhadap prospek pasar saham di tengah fluktuasi yang terjadi saat ini. Bahkan, penurunan harga saham disebutnya sebagai “peluang emas” untuk meningkatkan porsi investasi.

“Ketika saham lagi turun, jadi optimis. Ini peluang emas, bisa beli perusahaan bagus harga murah,” katanya.

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selat Hormuz Dibuka Kembali, RI Pastikan Tetap Impor Minyak dari Rusia
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Istana Merdeka dan IKN Bakal Gelar Upacara HUT ke-81 RI Secara Bersamaan?
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Ungkap Australia Minta Beli Pupuk Indonesia, Tegaskan Ekspor Dilakukan Jika Petani Tidak Rugi
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Terungkap! Ini Alasan KPK Membantarkan Penahanan Gus Yaqut
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Pertamax Mahal, Anak Muda Ubah Kebiasaan: Lebih Sering Naik Transjakarta dan KRL
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.