BANDA ACEH, KOMPAS.TV - Jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Aceh yang diduga dibunuh di Malaysia, Putri Hensy Aprilda (22), telah dipulangkan ke kampung halamannya, Rabu (24/6/2026).
Jenazah Putri tiba di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Rabu sekitar pukul 13.00 WIB.
Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, mengatakan jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Putri sebelumnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Sepang, Selangor, Malaysia. Kasus dugaan pembunuhan ini dilaporkan masih ditangani pihak kepolisian di Malaysia.
"Alhamdulillah jenazah sudah tiba dan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Haji Uma di Banda Aceh, Rabu.
Baca Juga: PMI yang Dibunuh di Malaysia Tak Terdaftar Pekerja Resmi, Keluarga Mengira Korban Kerja di Aceh
Dia mengatakan dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang turut mengantar jenazah korban hingga ke rumah duka.
Menurutnya, pemulangan ini berdasarkan koordinasi antara KBRI Kuala Lumpur, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, pihak keluarga korban, serta tim pendamping Haji Uma di Malaysia.
Anggota DPD RI itu menyatakan Putri bersama bayinya diduga dibunuh dalam peristiwa yang sama. Berdasarkan informasi dari tim pendamping, korban mengalami tindak kekerasan sejak masih hamil hingga melahirkan.
"Ini pembunuhan yang sangat kejam. Berdasarkan informasi yang kami terima dari lapangan, korban mengalami kekerasan saat masih hamil dan bayinya juga menjadi korban," kata Haji Uma, dikutip Antara.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- pmi asal aceh dibunuh
- wni dibunuh di malaysia
- pekerja migran indonesia
- pekerja migran indonesia dibunuh
- pekerja migran dibunuh
- Putri Hensy Aprilda




