Grid.ID - Baru-baru ini, penemuan jenazah di parkiran Bandara Juanda menggegerkan publik. Kronologi penemuannya pun menjadi perbincangan banyak orang.
Kabar penemuan jenazah di dalam mobil di halaman parkir Bandara Juanda ini mengagetkan banyak orang. Terlebih, jenazah tersebut diketahui sudah membengkak.
Dikutip dari SURYA.co.id pada Kamis (25/6/2026), diketahui bahwa jenazah tersebut adalah Ruly Yunis. Ia adalah Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan.
Ia diketahui merupakan wanita asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Penemuan jenazah itu terjadi pada Rabu (24/6/2026).
Ia meninggal dunia di dalam mobil Innova warna hitam bernopol M 1090 GP. Belakangan diketahui mobil tersebut merupakan mobil dinas.
Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto, membenarkan mengenai kejadian penemuan jenazah ini. Polisi pun sudah melakukan olah TKP.
"Memang benar ada penemuan jenazah di dalam mobil. Korban sudah dievakuasi, dan dibawa ke rumah sakit," jelasnya.
"Petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Mohon waktu. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga sudah mengamankan lokasi, serta berusaha mengumpulkan sejumlah keterangan terkait peristiwa ini," lanjutnya.
Sedangkan, Bupati Bangkalan, Lukman mengatakan bahwa mobil tersebut adalah mobil dinas milik Pemkab. Hal itu diketahui dari nomor polisi mobil.
"Kami mengetahui dari plat nomor, dari situ kami mengetahui bahwa itu mobil dinas kami di PRKP. Kemungkinan besar digunakan oleh pegawai yang ada di PRKP, namun untuk kepastian siapa, kami menunggu proses dari pihak yang berwajib," jelasnya.
Dikutip dari KOMPAS.com pada Kamis (25/6/2026), kronologi penemuan jenazah korban pun menjadi perbincangan. Hal itu berawal ketika seorang pengemudi taksi online melihat ada cairan yang keluar dari mobil.
Tak hanya itu, orang-orang yang melintas di dekat mobil itu pun juga mencium aroma tidak sedap. Selanjutnya, ketika pengemudi taksi tersebut mendekati mobil, terlihat seorang wanita dengan kondisi yang sudah tidak bergerak.
Ia pun melapor ke petugas Satgaspam Bandara Juanda. PIhak aparat kepolisian dan Satgaspam langsung mendatangi lokasi.
Dari kronologi itu, polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Pihaknya juga telah meminta keterangan beberapa saksi.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Gani, mengungkap bahwa pihaknya harus berusaha berhati-hati untuk mengeluarkan korban dari dalam mobil. Hal itu dilakukan agar tidak merusak TKP.
"Kami harus pelan-pelan membukanya agar tidak menghilangkan atau mengubah barang bukti. Posisi korban berada di kursi depan kendaraan," jelasnya.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono juga membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Saat ini, jenazah tersebut masih ditangai oleh petugas.
"Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan petugas," jelasnya singkat.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ahmad Roniyun Hamid mengungkap bahwa korban sudah beberapa hari tidak masuk kantor. Awalnya, ia mengira yang bersangkutan sedang sakit.
"Karena memang beberapa kali sakit, saya kira dari kemarin enggak masuk karena sakit," jelasnya.
"Setahu saya tidak hamil, tapi memang orangnya gemuk," lanjutnya.
Ia juga mengungkap bahwa staffnya langsung menuju ke rumah sakit.Hal itu bertujuan untuk memastikan apakah jenazah tersebut merupakan pegawainya atau bukan. (*)
Artikel Asli




