KB Bank Gunakan Laba untuk Ekspansi dan Perkuat Jajaran Direksi

medcom.id
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menegaskan komitmennya melanjutkan transformasi bisnis dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui keputusan-keputusan strategis yang disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Tahun Buku 2025.
  Baca juga:   KB Bank Perkuat Rantai Pasok Industri Teknologi Nasional
Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan manajemen, mulai dari pengesahan laporan keuangan, penggunaan laba bersih, hingga perubahan susunan direksi sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan perusahaan.
Kinerja KB Bank sepanjang 2025 menunjukkan perbaikan yang signifikan.
 
Perseroan berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar, berbalik mencetak keuntungan dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh membaiknya kualitas aset, peningkatan profitabilitas, serta penerapan strategi bisnis yang lebih selektif dan berorientasi pada keberlanjutan.
 
Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam menjalankan transformasi bisnis selama beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, KB Bank terus fokus memperkuat kualitas kredit, meningkatkan efisiensi operasional, memperluas kapabilitas digital, serta memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
 
"Ke depan, kami akan terus menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi kebutuhan nasabah sekaligus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkualitas. Dukungan dari KB Financial Group sebagai pemegang saham pengendali menjadi modal penting bagi perseroan untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Kunardy.
 
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk laporan pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (Moore).
 
Sejalan dengan upaya memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis di masa depan, pemegang saham menyetujui penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai laba ditahan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi keuangan perusahaan sekaligus mendukung agenda pertumbuhan berkelanjutan.
 
Selain itu, rapat juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 serta menetapkan remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris sesuai ketentuan yang berlaku.
 
Perseroan turut menyampaikan perkembangan proses pengkinian Recovery Plan yang dilakukan sesuai arahan regulator. Pembahasan lebih lanjut mengenai agenda tersebut akan dilanjutkan dalam rapat pemegang saham berikutnya setelah seluruh proses dan persetujuan yang diperlukan terpenuhi.
 
Salah satu keputusan penting dalam RUPST tahun ini adalah perubahan susunan Direksi Perseroan. Pemegang saham menyetujui pengunduran diri Robby Mondong dan Dodi Widjajanto dari jabatan Direktur. Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama mendukung proses transformasi dan penguatan bisnis KB Bank.
 
Pada saat yang sama, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Jung Ho Han sebagai Direktur Perseroan. Selain itu, KB Bank juga menunjuk dua direktur baru, yakni Harryanto Pramono dan Muhammad Rahmat Laksamana.
 
Harryanto Pramono memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri perbankan, khususnya pada segmen bisnis ritel dan distribusi. Sebelum bergabung dengan KB Bank, ia menjabat sebagai Consumer Distribution Head di Maybank Indonesia dan pernah memegang sejumlah posisi strategis di HSBC serta Permata Bank.
 
Sementara itu, Muhammad Rahmat Laksamana dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang kepatuhan, tata kelola perusahaan, dan manajemen risiko. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Director of Compliance di Bank of America N.A Indonesia serta pernah berkarier di sejumlah institusi perbankan internasional dan nasional, termasuk ANZ, Citibank Indonesia, dan Permata Bank.
 
Kehadiran kedua eksekutif tersebut diharapkan dapat memperkuat strategi pertumbuhan KB Bank, baik melalui pengembangan bisnis ritel maupun peningkatan kualitas tata kelola dan manajemen risiko perusahaan.
 
Pengangkatan Harryanto Pramono dan Muhammad Rahmat Laksamana akan efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui mekanisme Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).
 
Dengan langkah-langkah tersebut, KB Bank optimistis dapat memperkuat posisi perseroan di industri perbankan nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi dan sektor keuangan yang terus berkembang.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bikin Bangga! Pelajar SMP Indonesia Sabet Juara Education for Sustainable Development di Malaysia
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Dua Gempa Besar Guncang Venezuela dalam Semenit, Menteri Dalam Negeri: Situasi Mengkhawatirkan
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Video: Impor Minyak Dari Rusia Dilakukan Lemigas
• 3 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Anggota DPR: Ketahanan Energi Jadi Faktor Penentu Stabilitas Ekonomi Negara
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Pembacokan di Kulon Progo: Daun Telinga Korban Hampir Putus
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.