HARIAN.FAJAR.CO.ID, GEORGIA — Pemerintah Kota Parepare kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Inovasi A Cultural Approach in Improving the Economy of Coastal Women atau Berdaya Srikandi berhasil meraih penghargaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam ajang United Nations Public Service Forum (UNPSF) 2026 yang diselenggarakan di Tbilisi, Georgia.
Berdaya Srikandi ditetapkan sebagai award winner pada kategori “Gender-responsive public services”. Capaian ini menempatkan Parepare sebagai salah satu daerah di Indonesia yang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik berstandar dunia, khususnya dalam pelayanan yang responsif gender, inklusif, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Parepare. Dalam momen penerimaan penghargaan, Wali Kota Parepare turut didampingi oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Purwadi Arianto, M.Si. Kehadiran Wamen PANRB menjadi bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap inovasi daerah yang mampu membawa nama Indonesia di panggung pelayanan publik dunia.
Dalam forum UNPSF 2026, inovasi pelayanan publik dari berbagai negara dinilai berdasarkan kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk aspek inklusivitas, kesetaraan, akuntabilitas, keberlanjutan, serta kemampuan pemerintah menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Semangat utama UNPSF menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang kemampuan pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat secara adil, inklusif, dan berdampak. Berdaya Srikandi dinilai sejalan dengan semangat tersebut karena hadir dari persoalan nyata perempuan pesisir dan dirancang dengan pendekatan budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Selain Berdaya Srikandi, Indonesia juga memperoleh dua pengakuan lainnya. MAGMA dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, memperoleh Honourable Mention pada kategori Delivering inclusive and equitable services to leave no one behind. Sementara SISKEUDES dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan memperoleh Honourable Mention pada kategori Transparent and accountable public institutions to achieve the SDGs.
Dengan capaian tersebut, Indonesia berhasil hadir dalam tiga kategori utama penghargaan pelayanan publik PBB. Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing pada tingkat global.
Wakil Menteri PANRB, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Purwadi Arianto, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi daerah memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik nasional.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mampu melahirkan inovasi pelayanan publik yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Berdaya Srikandi menjadi contoh bahwa pelayanan publik yang responsif gender dapat dirancang secara kreatif, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan lebih besar,” ujar Wamen PANRB.
Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengakuan dunia terhadap inovasi Berdaya Srikandi. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi Pemerintah Kota Parepare, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus memperkuat pelayanan publik yang lebih baik.
“Penghargaan ini adalah inspirasi besar bagi kami di Pemerintah Kota Parepare untuk terus berbenah menghadirkan layanan publik yang akuntabel, transparan, dan berdampak. Inovasi harus lahir dari kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, dikerjakan dengan budaya kerja yang produktif, dan digerakkan oleh ide-ide kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas sumber daya manusia di Parepare,” ungkap Wali Kota Parepare.
Wali Kota Parepare juga menegaskan bahwa Berdaya Srikandi tidak akan berhenti pada penghargaan. Pemerintah Kota Parepare berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi tersebut ke sektor-sektor lainnya, sekaligus merawat kelompok yang telah terbentuk agar semakin produktif dan berdaya saing.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Berdaya Srikandi ke sektor-sektor lainnya. Kelompok yang telah berjalan akan terus kami rawat, kami kuatkan produksinya, kami dorong kualitasnya, dan kami perluas dampaknya. Harapan kami, pelayanan publik di Indonesia, khususnya di daerah, terus berbenah menjadi lebih profesional, tangguh, cekatan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya. (*)





