Diduga Salah Suntik Vaksin, Balita di Bekasi Radang Otak hingga Dirawat di PICU

disway.id
20 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, DISWAY.ID - Seorang balita di Kota Bekasi diduga mengalami salah suntik vaksin di Puskesmas.

Imbasnya, sang balita mengalami radang otak.  

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti menanggapi adanya salah pemberian vaksin terhadap seorang balita di salah satu puskesmas.

Akibat dari salah pemberian vaksin membuat sang balita harus menjalani perawatan di ruang PICU sampai terkena radang otak.

BACA JUGA:Pusat Militer AS Diserang Wabah Flu, Ratusan Tentara Tumbang di Tengah Keputusan Vaksin hanya Opsional

Mendengar adanya insiden tersebut membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi langsung mengambil tindakan dengan memberikan pendampingan terhadap pasien dan keluarga.

Menurut Satia, kejadian tersebut dapat terjadi karena adanya kesalahpahaman saat dilakukan pelayanan.

"Betul, ada miskomunikasi dan kami sudah melakukan pendampingan di RS Hermina sejak kemarin," jelas Satia di Bekasi pada Kamis, 25 Juni 2026.

BACA JUGA:Kamu Sudah Vaksinasi Influenza Belum? Ahli Ingatkan Sebaiknya Rutin Tiap Tahun karena Virus Bermutasi

Lebih lanjut, Setia menyampaikan bahwa kondisi dari sang balita kian membaik setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit.

"Pasien sudah pulih, sehat, dan telah kembali ke rumah," ucap dia.

Semasa pasien tengah menjalankan perawatan, kata Satia, seluruh pembiayaan rumah sakit sudah ditanggung lewat asuransi yang dimiliki.

BACA JUGA:Kamu Sudah Vaksinasi Influenza Belum? Ahli Ingatkan Sebaiknya Rutin Tiap Tahun karena Virus Bermutasi

Bilamana keluarga korban tidak mempunyai bantuan, maka pemerintah Kota Bekasi siap menerima seluruh biaya.

"Karena pasien memiliki asuransi, maka dibayar dari asuransi pekerjaannya. Tetapi apabila tidak ter-cover, Pemerintah Kota Bekasi siap menanggung. Pembayaran klaim rumah sakit tidak bisa dilakukan secara ganda," ujar Satia.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
93 Persen Wilayah Jakarta Terlayani Transum, Pengamat: Baru Sebatas Jangkauan Fisik
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Bawa Nama Bharada E, Tersangka Korupsi MBG Ngotot Kejar Status Justice Collaborator
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kekayaan HNWI Global Tembus USD98,3 Triliun, BRI Private Dorong Pentingnya Perencanaan Waris
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensesneg Sebut Presiden Cek 3 SPPI Kopdes Meninggal saat Latihan Militer
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Grup H Piala Dunia 2026: Uruguay vs Spanyol, Tanjung Verde vs Arab Saudi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.