Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun TanganNasional | inews | Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20

SEMARANG, iNews.id - Kasus dugaan perundungan (bullying) sadis kembali mencoreng dunia pendidikan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Seorang siswa kelas 1 di salah satu SMP Islam swasta diduga menjadi korban perundungan sejumlah kakak kelasnya hingga mengakibatkan korban mengalami trauma berat. 

Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik setelah video pengakuan ibu korban viral di media sosial. Sembari menangis histeris, sang ibu menunjukkan sejumlah luka memar di tubuh anaknya yang diduga kuat akibat hantaman benda tumpul. 

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, insiden kelam ini sebenarnya berakar dari perselisihan kecil di media sosial antara korban dan salah satu kakak kelasnya pada akhir Februari 2026 lalu. Namun, konflik digital tersebut rupanya berbuntut panjang di dunia nyata. 

Tiga bulan lalu, korban mendadak didatangi oleh dua orang kakak kelasnya dengan dalih diminta melakukan klarifikasi atas perselisihan tersebut di lingkungan sekolah. Bukannya diajak bermusyawarah, korban justru digiring secara paksa masuk ke dalam toilet sekolah yang sepi. 

Baca Juga:Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Ditetapkan Tersangka Obstruction of Justice, Ini Perannya

Di dalam toilet itulah, korban diduga langsung dikeroyok secara brutal oleh beberapa siswa senior.

Pascakejadian, korban yang menahan sakit sempat mendatangi Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Pihak keluarga baru mengetahui aksi keji tersebut setelah sang anak berani membuka suara dan menceritakan langsung petaka yang dialaminya. 

"Anak saya trauma berat, terpukul secara psikologis, dan sampai sekarang menolak untuk kembali bersekolah," ujar ibu korban, Ristia Murni, menahan tangis, Kamis (26/6/2026). 

Meskipun peristiwa ini sudah terjadi sekitar tiga bulan yang lalu, penyelidikan resmi baru bergulir masif setelah video keluhan keluarga viral. Polrestabes Semarang melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menegaskan kasus ini sudah masuk dalam tahap penanganan intensif.

Polisi memastikan tidak akan tinggal diam dan berjanji mengusut tuntas keterlibatan para pelaku, meskipun status mereka masih di bawah umur. 

Baca Juga:Polisi Gerebek Rumah Mewah Jadi Markas Judol di Batam, Omzet Sebulan Rp10 Miliar

"Kami sudah melakukan penyelidikan mendalam, memeriksa terduga pelaku, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di lapangan. Dalam waktu dekat, kami juga akan memanggil pihak manajemen sekolah untuk dimintai pertanggungjawaban," kata Kasat Reserse PPA Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko AHY Tegaskan Santri Berhak Belajar dengan Tenang dan Bermartabat
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pembunuh Wanita di Kamar Hotel Sukabumi Pacar Korban, Diduga Gegara Utang
• 3 jam laludetik.com
thumb
Sahroni Minta Taufik Hidayat Penganiaya Pacar Dijerat Pasal Berlapis
• 18 jam laludetik.com
thumb
Tak Hanya Top Skor, Ini 11 Rekor Lionel Messi di Piala Dunia yang Jarang Diketahui
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
DPR Kritik Wacana Pasien TBC Dapat MBG, Ini Penjelasan Menkes
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.