jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Maritime Community (IMCF) memberikan perhatian kepada para pelaut Indonesia pada momen hari Pelaut Sedunia (Day of The Seafarer) 2026.
Ketua Pelaksana Day of The Seafarer 2026 Dede Saputra mengatakan, perhatian kepada para pelaut tersebut diwujudkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub dengan memberi santunan kepada para pelaut yang gugur dalam melaksanakan tugas.
BACA JUGA: Jadi Tulang Punggung Pertamina, 4.090 Pelaut Indonesia Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Day of the Seafarer 2026. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa isu kesejahteraan, perlindungan, kompetensi, dan masa depan pelaut Indonesia merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan maritim,” ujarnya.
Kolaborasi juga dilakukan dengan rangkaian kegiatan yang meliputi Maritime Expo, Strategic Maritime Forum, Gala Dinner, hingga Fun Walk dan Konser Rakyat Maritim merupakan wujud sinergi antara pemerintah, industri pelayaran, asosiasi maritim, lembaga pendidikan kepelautan, serta komunitas pelaut Indonesia.
BACA JUGA: STIP Indonesia Terima Kunjungan 2 Delegasi dari Korea Selatan
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog, kolaborasi, dan perumusan rekomendasi strategis bagi penguatan ekosistem maritim nasional," ucapnya.
Dede menambahkan, rangkaian kegiatan Day of the Seafarer 2026 dapat memperkuat perhatian seluruh pihak terhadap peran strategis pelaut sebagai garda terdepan konektivitas nasional dan perdagangan dunia.
BACA JUGA: Gandeng Ditjen Hubla, Finnet Hadirkan Layanan Finpay Payment Gateway di MaritimHub
"Ini sekaligus untuk mendorong lahirnya kebijakan dan program yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan serta perlindungan pelaut Indonesia," serunya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Perhubungan, Suntana membuka rangkaian peringatan Hari Pelaut Sedunia (Day of the Seafarer) Tahun 2026 melalui penyelenggaraan Maritime Expo di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (23/6).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud mengungkapkan Indonesia saat ini tercatat sebagai salah satu dari lima negara pemasok pelaut terbesar di dunia dengan jumlah sekitar 1,6 juta pelaut.
Potensi tersebut, kata Masyhud, harus diiringi dengan peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi, serta perlindungan yang memadai agar pelaut Indonesia semakin kompetitif di pasar maritim global.
“Pemerintah terus memperkuat sistem sertifikasi kepelautan, digitalisasi pelayanan, serta pengawasan implementasi standar internasional seperti STCW Convention dan Maritime Labour Convention (MLC) 2006. Selain itu, perlindungan terhadap hak-hak pelaut, keselamatan kerja, kesehatan, dan kesejahteraan juga menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Adapun rangkaian Hari Pelaut Sedunia 2026 akan ditutup dengan kegiatan jalan santai atau fun walk yang akan digelar di Plaza Barat Gelora Bung Karno Jakarta pada 28 Juni 2026.(chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Yessy Artada




