Camp Religi Mubarakah VIII 2026 Dihadiri Ribuan Peserta, Gubernur Lemhanas RI: Lahirkan Generasi Religius Moderat

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Sukabumi, tvOnenews.com - Camp Religi Mubarakah VIII Tahun 2026 yang dihadiri ribuan peserta dan delegasi dari 12 negara, resmi dibuka oleh Gubernur Lemhanas RI, Ace Hasan Syadzily di Pusbangdai Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). 

Acara ini dihadiri Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus, Bupati Asep Jafar, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara, Ketua DPD Golkar jabar H Daniel Mutaqien dan ketua DPRD Sukabumi, serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Ace Hasan menegaskan, kegiatan ini merupakan agenda internasional strategis yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi pemuda dari berbagai negara.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi internasional antar pemuda masjid, tetapi juga ruang kolaborasi untuk melahirkan generasi muda yang religius, moderat, berkarakter, dan memiliki wawasan global,” kata Ace, dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Kemudian Ace mengungkapkan, dalam kegiatan ini, pesarta akan bertukar gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengembangan kepemudaan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk generasi muda yang memiliki keimanan kuat, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Kondisi saat ini penuh tantangan. Bahaya narkoba sudah masuk dari pintu ke pintu. Belum lagi pengaruh penggunaan handphone dan media digital yang setiap saat bisa membawa anak-anak muda pada hal-hal baik maupun buruk. Oleh karena itu, akhlak dan keimanan harus diperkuat agar mereka tetap berada di jalan yang benar,” ujarnya.

Selama pelaksanaan camp, para peserta mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari pembelajaran Al-Qur’an, kajian keislaman, pelatihan kepemimpinan, dialog kebangsaan dan kepemudaan internasional, pertukaran budaya antarnegara, bakti sosial, wisata religi, hingga pembiasaan salat berjamaah, serta penguatan disiplin sebagai bagian dari pembentukan karakter.

“Di sini mereka berlatih membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat berjamaah tepat waktu, membangun kedisiplinan, serta memperkuat karakter kepemimpinan. Ini bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang berakhlak dan siap menghadapi masa depan,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Bupati Muara Enim, KPK Duga Ada Intervensi BPK Pusat Atur Opini WTP
• 17 jam laluokezone.com
thumb
CNG Jadi Alternatif LPG, Ini Deretan Keunggulannya
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
Damkar & Warga Selamatkan 3 Bocah Terkunci dalam Rumah Terbakar di Palembang
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Naik Jadi 82,4%
• 6 jam laludetik.com
thumb
10 Tahun Berlalu, Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Masih Jadi Misteri yang Diperdebatkan
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.