AHY dan Sjafrie Bahas Pengamanan Udara untuk Dukung Bandara Internasional

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin membahas pengamanan wilayah udara guna mendukung operasional bandara internasional dalam pertemuan mereka pada Kamis (25/6/2026).

“Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan meliputi koordinasi aspek pengamanan dan pengendalian wilayah udara guna mendukung operasional bandar udara internasional,” bunyi siaran pers melalui laman resmi Kemhan RI, dikutip Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Kemhan RI Jelaskan soal Deep State yang Dimaksud Sjafrie Sjamsoeddin

Dalam laman tersebut menyebutkan bahwa pembahasan mereka memerlukan kolaborasi lintas kementerian dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional dan penguatan aspek pertahanan negara.

Bukan hanya itu, Sjafrie dan AHY juga membahas rekomendasi Kementerian Pertahanan terkait pemenuhan standar dan ketentuan keamanan dalam proses pembukaan bandar udara internasional baru.

“(Selain itu) Pengembangan rute penerbangan melalui pemanfaatan ruang udara secara bersama,” tulis pihak Kemhan RI dalam siaran pers tersebut.

Baca juga: Menhan Disebut Sudah Tegaskan Tak Ada Perjanjian Overflight RI-AS

Kemhan berharap kolaborasi antara dua instansi ini dapat memperkuat tata kelola ruang udara, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Suasana pertemuan

Dalam beberapa foto yang diunggah, pertemuan kedua tokoh tersebut tampak berlangsung hangat dan cair.

Pada foto pertama, Sjafrie dan AHY duduk berdampingan di kursi kulit berwarna hitam di sebuah ruang resmi Kemhan.

Keduanya terlihat tersenyum sambil berbincang santai.

Di antara mereka terdapat meja kecil berornamen emas yang menempatkan kalender meja dan cairan pembersih tangan.

Latar ruangan didominasi panel kayu berwarna cokelat tua yang memberi kesan formal namun akrab.

Pada foto lain, keduanya terlihat berdiskusi di ruang rapat. Sjafrie yang mengenakan kemeja safari krem tampak menoleh ke arah AHY sambil berbicara.

Sementara AHY yang mengenakan setelan jas abu-abu mendengarkan dengan saksama.

Di hadapan mereka berjajar laptop berlogo Garuda dan mikrofon rapat yang menunjukkan pembahasan dilakukan secara resmi bersama jajaran masing-masing kementerian.

Baca juga: Kemhan Sebut Rencana Pembangunan Bengkel Hercules di Kertajati dengan AS Belum Deal

Sementara itu, foto ketiga memperlihatkan suasana rapat yang lebih luas.

Di layar besar ruang rapat terpampang tulisan "Defense Supporting Economy" dan "Defense Safety Belt the Economy".

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sjafrie dan AHY duduk berdampingan di meja utama, sementara sejumlah pejabat lain mengikuti pemaparan dari kursi yang mengelilingi ruangan.

Beberapa personel dokumentasi juga tampak berada di bagian samping ruang rapat untuk mengabadikan jalannya pertemuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Produktivitas Jagung di Gorontalo Meningkat, Zulkifli Hasan Sebut Harga Panen Tembus Rp6.000 per Kilogram
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Warner Bros. Kembangkan Film Animasi Baru The Powerpuff Girls
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
OJK Menyetujui Penggabungan BPR Ophir ke BPR Swadaya Anak Nagari untuk Perkuat Industri Perbankan di Sumatera Barat
• 17 jam lalupantau.com
thumb
5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 26 Juni 2026: Leo Dilirik Atasan, Capricorn Tuai Hasil Kerja Keras
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
100 KK di Kampung Bojong Pari Kini Nikmati Air Bersih Gratis dari PLN
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.