5 Berita Terpopuler: Gaji dan TPP ke-13 PNS & PPPK Sudah Cair Semua, Insentif Honorer Naik Berlipat-lipat

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Kamis (25/6) tentang gaji dan TPP ke-13 PNS dan PPPK sudah cair semua, insentif honorer naik berlipat, hingga Chabibi Syaefudin sampaikan analisis soal korupsi Djaka Budi. Simak selengkapnya!

1. Gaji dan TPP ke-13 PNS & PPPK Sudah Cair Semua, Saatnya Berbelanja

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PPPK Angkatan Pertama Deg-degan, Presiden Ungkap Anggaran Gaji Guru Kurang, BKN Buka Suara

Pembayaran gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 bagi PNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Jambi sudah tuntas. 

Pemkot Jambi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan gaji ke-13 dan TPP ke-13 dengan berbelanja produk lokal untuk bisa menggerakkan ekonomi daerah.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Surat PPPK Paruh Waktu & Honorer Sampai kepada Presiden, BKN Buka Suara, Evaluasi Dimulai

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan Pemkot telah menuntaskan pencairan gaji ke-13 dan TPP ke-13 bagi ASN PNS dan PPPK sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi hak pegawai sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Baca Selengkapnya di Bawah:

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Ada Desakan Guru PPPK Diangkat Menjadi PNS, Pasti Senang Mengetahui Kabar Ini, Gaji Bakal Naik?

Gaji dan TPP ke-13 PNS & PPPK Sudah Cair Semua, Saatnya Berbelanja

2. Ratusan Ribu Honorer Tidak Diangkat jadi PPPK, tetapi Insentif Naik Berlipat-lipat

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ansory Siregar mengatakan penambahan insentif untuk guru madrasah berstatus honorer merupakan upaya pemerintah menghadirkan kesejahteraan bagi tenaga pendidik non-ASN. 

"Jadi, keputusan kita (pemerintah bersama DPR RI) ini mudah-mudahan bisa menambah kegembiraan dari pada guru-guru honorer," kata Ansory Siregar di Banda Aceh, Rabu (24/6). 

Pernyataan itu disampaikan Ansory Siregar seusai melaksanakan rapat kerja spesifik Komisi VIII DPR RI terkait tenaga kependidikan bersama kantor Kanwil Kemenag Aceh dan kabupaten/kota se-Aceh, di aula Serbaguna kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Ratusan Ribu Honorer Tidak Diangkat jadi PPPK, tetapi Insentif Naik Berlipat-lipat

3. Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumlah lokasi strategis di wilayah Jawa Tengah. 

Lokasi strategis tersebut meliputi situs bersejarah di Semarang, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 936/Satria Joyokusumo di Kabupaten Pati, serta lokasi bernilai sejarah di Magelang, Rabu (24/6/2026).

Baca Selengkapnya di Bawah:

Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

4. Bela Gibran, Ketua Umum Gen Z Sebut Banyak Framing Negatif ke Wapres

Ketua Umum Gen Z Arwin Welhalmina membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait pengakuan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) yang menerima sejumlah uang. 

Arwin mengatakan bahwa ada upaya-upaya framing negatif dari pihak tertentu kepada Wakil Presiden Gibran. Menurut dia, Gibran saat ini hanya fokus bekerja.

Baca Selengkapnya di Bawah: 

Bela Gibran, Ketua Umum Gen Z Sebut Banyak Framing Negatif ke Wapres

5. Chabibi Syaefudin Sampaikan Analisis soal Kasus Dugaan Korupsi Djaka Budi Utama

Pengamat Strategi Intelijen dari Universitas Indonesia M. Chabibi Syaefudin menyampaikan analisis terkait munculnya dugaan keterlibatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama dalam suatu perkara tindak pidana korupsi yang perlu dipandang secara hati-hati, objektif, dan berdasarkan kerangka ilmiah serta prinsip hukum yang berlaku. 

"Dalam studi intelijen, kriminologi, dan perilaku korupsi, keterlibatan seseorang dalam suatu jaringan kejahatan tidak dapat disimpulkan hanya karena penyebutan nama, hubungan struktural, ataupun jabatan yang dimiliki," kata Chabibi dikutip dari keterangannya di Jakarta, Kamis (25/6/20026).

Baca Selengkapnya di Bawah:

Chabibi Syaefudin Sampaikan Analisis soal Kasus Dugaan Korupsi Djaka Budi Utama


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI siapkan dashboard DHE SDA untuk bantu eksportir pantau dana
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Waspada Dampak Cuaca di Indonesia, BMKG Beri Peringatan
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Vanessa Callie Siapkan Diri Menuju Duta Anak Indonesia, Bawa Nama Jatim dan Kota Probolinggo
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Gempa Magnitudo 5,6 di California Utara, Ponsel Warga di Wilayah Teluk San Francisco Mengeluarkan Peringatan
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.