Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kendala pasokan batu bara berkalori menengah untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) telah terselesaikan sehingga tidak lagi mengganggu pasokan listrik.
Pasokan Batu Bara Dipastikan Kembali NormalBahlil Lahadalia menyampaikan pasokan batu bara dengan spesifikasi sekitar 5.200 kcal per kilogram Gross As Received (GAR) yang dibutuhkan pembangkit PLN kini telah berjalan sesuai kebutuhan.
Ia mengatakan, "Sekarang, batu bara semua sudah on progress, jadi enggak ada masalah lagi," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah sebelumnya terjadi kendala pasokan batu bara kalori menengah yang sempat memengaruhi layanan kelistrikan di sejumlah wilayah.
Bahlil juga telah membentuk tim khusus untuk mengawasi proses pengadaan batu bara bagi PT PLN (Persero) agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
Menurutnya, gangguan pasokan batu bara bukan pertama kali terjadi karena kondisi serupa juga pernah dialami pada 2022.
PLN Pastikan Distribusi Batu Bara Berjalan LancarDirektur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan pasokan batu bara sesuai spesifikasi kebutuhan pembangkit kini telah berjalan lancar.
Ia mengatakan, "Pasokan energi primer (batu bara) yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit kami berjalan dengan lancar," ujarnya.
Darmawan menjelaskan perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa kini berlangsung dengan baik dan terus menunjukkan perkembangan positif.
PLN juga akan memperkuat tata kelola rantai pasok batu bara serta meningkatkan keandalan pembangkit listrik untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan di Pulau Jawa pada masa mendatang.




