HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW YORK—Ekuador secara dramatis lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik setelah mempermalukan Jerman dengan skor 2-1 di laga terakhir Grup E.
Pemain sayap Ekuador, Gonzalo Plata yang jadi penentu kemenangan, berbicara setelah pertandingan mengaku sangat senang.
“Ini sangat indah. Sebelum Piala Dunia dimulai, kami berharap bisa melakukannya, dan itu terjadi dengan cara yang berbeda [dari yang diharapkan] karena kami banyak menderita. Kami terlalu banyak menderita di dua pertandingan pertama,” katanya di BBC Live.
“Semua orang menginginkan kualifikasi ke babak selanjutnya, dan mungkin itu Bisa saja lebih cepat, tapi lebih baik begini. Kami datang dengan rasa lapar dan kami harus menunjukkan segalanya,” lanjutnya.
Dalam laga ini, Leroy Sane membawa Jerman langsung memimpin di menit ke-2. Namun, Ekuador bisa bangkit dan menyamakan kedudukan melalui gol Angulo di menit 9 sebelum Plata memastikan kemenangan pada menit 77.
“Tidak masalah apa yang terjadi di awal. Dari menit pertama jika kami tidak bisa mencetak gol, kami harus menderita sampai menit terakhir, dan kemudian kami harus menderita sampai akhir pertandingan terakhir. Syukurlah, Tuhan memberikannya kepada kami,” ujarnya.
Ia menyebut timnya luar biasa. “Kami sangat percaya. Kami memiliki banyak keyakinan. Kami percaya kepada Tuhan, kami percaya pada rekan satu tim yang kami miliki di sini, kami memiliki 26 pemain yang akan memberikan hidup mereka,” katanya.
Plata tak lupa memuji penggemar Ekuador. “Dan orang-orang yang ada di sini, sungguh luar biasa, memenuhi stadion di mana pun kami pergi. Mereka membuat kami merasa seperti tim tuan rumah. Ini jauh lebih dari sekadar kami,” tegasnya.
Meski kalah, Jerman tetap juara Grup E. Mengoleksi poin 6, mereka unggul head to head atas Pantai Gading.
Ekuador dengan poin 4 di posisi ketiga dan lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Sementara Curacao tersingkir sebagai tim peringkat keempat dengan 1 poin. (amr)





