Proyek Masela Dipercepat, Tahap Konstruksi Ditargetkan pada 2027

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030.

Proyek Masela Dipercepat, Tahap Konstruksi Ditargetkan pada 2027. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek ladang gas raksasa Abadi Masela di Maluku segera memasuki babak baru setelah tertunda selama puluhan tahun. Proyek yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) itu ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada 2027.

Bahlil mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan proyek tersebut agar hambatan investasi yang pernah terjadi tidak kembali terulang. Menurutnya, sejumlah tahapan krusial telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

Baca Juga:
SKK Migas Percepat Proyek Blok Masela, Bakal Teken Jual-Beli Gas di Mei 2026

"Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tau sama Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi," ujar Bahlil dalam  Kajian Tengah Tahun Indef, Kamis (25/6/2026).

Di menambahkan, Blok Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga:
Pertamina-INPEX Perkuat Kerja Sama, Proyek LNG Abadi Blok Masela Diharapkan Terealisasi

"Tahun 2029 hingga 2030, sudah bisa terproduksi, dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia," kata dia.

Sebelumnya, dalam kunjungan kenegaraan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Jepang pada Maret 2026, Bahlil mendapat arahan untuk mempercepat dua agenda utama, yakni investasi transisi energi dan penyelesaian proyek strategis Blok Masela.

Baca Juga:
PGN (PGAS) Siap Serap Pasokan LNG dan Gas Bumi dari Blok Masela

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bahlil mengundang CEO INPEX Corporation, Takayuki Ueda, untuk membahas percepatan pengembangan Blok Masela. Proyek senilai sekitar USD20 miliar atau setara Rp339 triliun (kurs Rp16.900 per USD) itu menjadi salah satu proyek energi terbesar yang tengah didorong pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Takayuki Ueda menyampaikan komitmen INPEX untuk mempercepat penyelesaian Proyek Abadi Masela.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penataan Kawasan Benteng Rotterdam: Pemerintah Makassar Relokasi 19 Lapak PKL
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Polisi Tangkap 4 Pengedar di Mampang, Sita 250 Gram Sabu
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Soroti Kesenjangan Pendapatan Dokter, Menkes Bandingkan dengan BUMN Swasta
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Ratusan Srikandi Hadiri Haul Bung Karno ke 56 yang Digelar DPC PDIP Gresik
• 20 jam laluberitajatim.com
thumb
LPDB Dorong Koperasi Kredit Perkuat Ekosistem Koperasi Desa Merah Putih
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.