jpnn.com, JAKARTA - 98 Resolution Network mendukung apa yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menutup titik-titik fiktif dapur makan bergizi gratis (MBG).
Pernyataan ini disampaikan salah satu pemrakarsa 98 Resolution Network, Wignyo Prasetyo menyusul ditemukannya ratusan titik fiktif dapur MBG di Cilacap beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Plt Gubernur Riau Singgung MBG, Anggota DPR dari Gerindra Membalas
"Ratusan titik fiktif dapur tersebut memang harus ditutup sebagai bagian dari langkah-langkah pembenahan tata kelola MBG," ujar Wignyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain dukungan terhadap penutupan dapur-dapur palsu tersebut, Wignyo juga mengusulkan agar BGN menginvestigasi semua daerah.
BACA JUGA: Cegah Anggaran Bocor, Peneliti BRIN Sodorkan 4 Langkah Strategis Benahi Program MBG
Hal tersebut diusulkan karena ia mengkhawatirkan titik palsu itu mungkin saja banyak terdapat di daerah-daerah lain.
"Ditemukannya ratusan dapur fiktif di Cilacap mestinya jadi alarm buat BGN untuk lebih lanjut menurunkan tim investigasi ke daerah-daerah lain. Karena bukan tidak mungkin dapur-dapur manipulatif seperti itu ribuan jumlahnya," tegas Wignyo.
BACA JUGA: 98 Resolution Network Sebut Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Reformasi
Wignyo menambahkan lembaga penegak hukum juga harus cepat tanggap terhadap kasus ini. Semua pihak yang berhubungan dengan keberadaan titik-titik dapur palsu ini harus diperiksa
"Ini jahat, miliaran rupiah uang negara masuk ke kantung mereka," ujarnya.
Oleh karena itu, dia meminta lembaga penegak hukum harus cepat tanggap memeriksa semua oknum-oknum manipulatif ini.
"Dari mulai mereka yang dengan sengaja mengajukan dapur-dapur palsu, oknum-oknum tim verifikasinya, hingga oknum yang memberikan approval terhadap dapur-dapur manipulatif tersebut," pungkas Wignyo.(fri/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




