London: Organisasi Maritim Internasional (IMO) pada Kamis, 25 Juni 2026 menangguhkan sementara rencana evakuasi pelaut yang terdampar di Selat Hormuz setelah terjadi serangan terhadap sebuah kapal di Teluk Oman.
“Saya telah menerima laporan mengenai serangan yang terjadi hari ini di Teluk Oman. Keselamatan para pelaut tetap menjadi prioritas utama,” kata Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez melalui platform media sosial X, dikutip dari Anadolu.
“Untuk memastikan pendekatan yang terkoordinasi dan keselamatan navigasi, rencana evakuasi IMO akan dijeda hingga situasi menjadi lebih jelas,” tambahnya.
Keputusan tersebut diambil hanya beberapa jam setelah IMO bersama Oman mengumumkan rencana evakuasi terhadap lebih dari 11.000 pelaut yang terdampar di kawasan tersebut di tengah meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran terhadap keamanan maritim.
Sebelumnya pada Kamis, pusat pemantauan pelayaran Inggris, UK Maritime Trade Operations (UKMTO), melaporkan sebuah kapal kargo terkena proyektil yang belum diketahui asalnya di lepas pantai Oman.
Insiden itu menyebabkan kerusakan pada anjungan kapal. Namun, tidak ada korban jiwa maupun dampak pencemaran lingkungan yang dilaporkan.



