VIVA – Paddy Pimblett akhirnya mengungkap alasan yang diyakininya menjadi penyebab kekalahan dari Justin Gaethje.
Petarung kelas ringan UFC itu mengaku baru mengetahui bahwa dirinya bertarung dalam kondisi cedera, sesuatu yang menurutnya sangat memengaruhi performanya di atas oktagon.
Kekalahan tersebut menjadi pengalaman pahit bagi Pimblett. Kini, ia bahkan menargetkan rematch melawan Gaethje setelah melihat rivalnya itu berhasil menyatukan gelar kelas ringan awal bulan ini.
- Reuters/ Sam Navarro-Imagn Images
"The Baddy" mengaku masih penasaran dengan hasil pertarungan tersebut. Ia berharap suatu saat bisa kembali berbagi oktagon dengan Gaethje, selama petarung berjuluk "The Highlight" itu belum memutuskan pensiun dari UFC.
Sebelumnya, petarung asal Liverpool itu sempat mengakui bahwa dirinya menyimpang dari strategi yang telah disiapkan sebelum pertarungan. Namun kini, ia mengungkap ada faktor lain yang turut memengaruhi keputusannya selama laga berlangsung.
Salah satu pertanyaan yang banyak muncul setelah pertarungan adalah mengapa Pimblett Pimblett tidak lebih sering memanfaatkan kemampuan gulatnya, yang selama ini menjadi salah satu senjata utama.
Awalnya, Pimblett menjelaskan bahwa insiden terkena tusukan jari di mata membuat penglihatannya terganggu sehingga sulit menentukan waktu yang tepat untuk melakukan takedown.
Namun, saat menjadi tamu di podcast milik Demetrious Johnson, ia mengungkap fakta lain yang baru diketahuinya setelah menjalani pemeriksaan medis.
Menurut Pimblett, hasil MRI yang dilakukan beberapa minggu setelah pertarungan menunjukkan bahwa dirinya ternyata mengalami cedera yang tidak disadari ketika memasuki laga melawan Gaethje.
"Seharusnya aku bisa menjatuhkannya. Aku berharap aku mencoba menjatuhkannya lebih awal. Itu salahku sendiri," kata Pimblett.
Ia kemudian menjelaskan bahwa cedera tersebut berdampak langsung pada kemampuannya melakukan takedown.
"Aku baru tahu beberapa minggu yang lalu bahwa aku bertarung dengan cedera tanpa menyadarinya karena aku menjalani MRI beberapa minggu yang lalu dan aku sedang memulihkan diri."
"Saat itu, menjelang pertarungan, kondisinya cukup buruk sehingga memengaruhi upaya menjatuhkanku."
Kini, Pimblett berusaha melupakan kekalahan tersebut dan mengalihkan fokus ke pertarungan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Menariknya, sesaat setelah duel melawan Gaethje pada Januari lalu, Pimblett sempat mengatakan bahwa satu-satunya cedera yang ia rasakan hanyalah pada bagian mata akibat insiden selama pertarungan.





