REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) sekaligus Wakil Perdana Menteri (PM) Italia Antonio Tajani menegaskan kepada Menlu Iran Abbas Araghchi bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Republik Islam Iran. Adapun AS bersama Israel membombardir Iran sejak hari pertama penyerangan udara.
"Italia tidak pernah mengambil bagian dalam inisiatif militer apa pun dan tidak pernah mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk aksi militer terhadap Iran, sesuai dengan perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat," tulis Tajani melalui akun X pada Kamis (25/6/2026).
Baca Juga
Garda Revolusi Iran Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Menhan Jerman Salahkan Trump
Konflik Mereda, Dua Kapal Pertamina Bersiap Lintasi Selat Hormuz
Pernyataan tersebut menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte pada Rabu (24/6/2026), yang mengatakan kepada Fox News bahwa AS melaksanakan 500 kali penerbangan dari wilayah Italia untuk mendukung operasi terhadap Iran. Italia pun buru-buru membantah pernyataan itu.