Pendidikan Kepulauan Seribu Jadi Prioritas, Kemendikdasmen Usung Tiga Langkah

disway.id
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat layanan pendidikan di wilayah kepulauan melalui pembangunan yang tidak hanya berfokus pada sarana fisik, tetapi juga peningkatan kualitas guru dan budaya belajar. 

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan bermutu yang menjangkau seluruh anak Indonesia, termasuk di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

BACA JUGA:Awal Mula Kasus Razman Nasution hingga Dieksekusi ke Lapas Cipinang, Dipicu dari Perseteruan Hotman Paris

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, mengatakan pemerintah menerapkan tiga pendekatan utama untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan.

“Pendekatan pertama adalah pembangunan infrastruktur fisik melalui revitalisasi satuan pendidikan. Pada 2025, Kemendikdasmen telah merevitalisasi 16.167 sekolah dan ke depan akan diprioritaskan untuk daerah 3T, wilayah terdampak bencana, serta sekolah yang mengalami kerusakan,” ujar Yudhistira, di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.

Selain revitalisasi, pemerintah juga menjalankan program digitalisasi pembelajaran melalui distribusi interactive panel untuk mendukung pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik.

BACA JUGA:Alasan Pajero Sport Tetap Jadi SUV Favorit Keluarga, Efisien untuk Harian hingga Petualangan Bersama Keluarga

Menurut Yudhistira, dua pendekatan lainnya ialah penguatan infrastruktur pedagogis melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta pembangunan budaya sekolah yang ditopang implementasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan terciptanya lingkungan belajar yang aman serta nyaman.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Thohari, mengatakan tantangan geografis tidak mengurangi komitmen pemerintah menghadirkan layanan pendidikan yang merata. 

Saat ini, pihaknya melayani 44 sekolah negeri, sembilan sekolah swasta, serta tujuh madrasah melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama.

BACA JUGA:Kejagung Perpanjang Penahanan Dadan Hindayana Cs 40 Hari ke Depan, Begini Alasannya!

“Kami ingin memastikan setiap anak di Kepulauan Seribu memperoleh hak pendidikan yang sama. Karena itu, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar di kelas, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, dan membangun kepercayaan diri melalui kegiatan seperti Ruang Seni Siswa,” kata Thohari.

Ia menegaskan, sekolah di Kepulauan Seribu harus menjadi kanvas belajar yang mampu membentuk potensi setiap peserta didik sekaligus mencetak generasi unggul sebagai masa depan Jakarta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambangi Istana Merdeka, Kapolri Temui Presiden Prabowo Subianto
• 14 jam lalucumicumi.com
thumb
Kemenkes: Perlu penguatan layanan perluas rehabilitasi medik napza
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Serius Tanggapi Isu PHK, Ini Langkah Mitigasinya
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Apa Kabar Poyek Sky Train ke Cibubur? Menhub Blak-Blakan Progresnya
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.