ESDM Jamin Pasokan Pertalite Aman Meski Permintaan Meningkat usai Kenaikan BBM Non Subsidi

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

ESDM mengakui terjadi peralihan pola konsumsi yang signifikan dari BBM non subsidi ke BBM subsidi, pasca kenaikan yang diumumkan pada awal Juni lalu.

ESDM Jamin Pasokan Pertalite Aman Meski Permintaan Meningkat usai Kenaikan BBM Non Subsidi (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui terjadi peralihan pola konsumsi yang signifikan dari BBM non subsidi ke BBM subsidi, pasca kenaikan yang diumumkan pada awal Juni lalu. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaiman mengatakan pihaknya telah meminta PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat pendistribusian pertalite ke SPBU, agar permintaan yang sedang tinggi tidak menimbulkan kelangkaan. 

"Jadi kita memastikan ke Pertamina agar waktu pengiriman dipercepat. Karena kan intinya ini setiap hari dikirim, tapi karena yang butuh banyak, maka jumlah itu harus cepat dipasok agar tidak terjadi antrean yang panjang," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (26/6/2026).

Hingga saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut terkait wacana pembatasan konsumsi pertalite, meski permintaannya mengalami peningkatan pasca kenaikan harga BBM non subsidi.

Menurutnya, hingga saat ini realisasi konsumsi pertalite masih dalam batas target yang ditentukan. Hanya saja perlu melakukan pengaturan terkait pola suplai ke konsumen agar tidak terjadi antrean dan fenomena kelangkaan. 

"Masih sesuai, kalau realisasi konsumsi, kita kan menjaga stok. Jangan sampai stoknya tidak tersedia, tapi kenyataan kan stok semua tersedia. Hanya bagaimana kita memanage pola supply-nya ke konsumen ini biar tidak terjadi antrean yang panjang," kata Laode. 

Sebelumnya Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan kenaikan harga bbm non subsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global. 

Pertamina menaikan harga jual BBM jenis Pertamax dan Pertamax green yang berlaku mulai 10 Juni 2026. Harga pertamax saat ini Rp16.250/liter atau naik sekitar Rp3.950 dari harga sebelumnya Rp12.300/liter. Sementara pertamax green naik Rp4.100, dari Rp12.900 menjadi Rp17.000.

"Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar Internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6). 


(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Real Madrid Mulai Melunak, Manchester United Siap Tebus Gelandang Rp1,6 Triliun
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Heboh Paket Kulkas Diantar ke Rumah Taufik Si Penyekap dan Penganiaya Wanita
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Jadi Ketua Satgas, Mensesneg Pastikan Akan Mitigasi Ancaman PHK
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Beda Jadwal Sidang Roy Suryo & Tifa di Kasus Ijazah Jokowi? Ini Kata PN Jakarta Timur
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Warga Ungkap Sosok Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan Sadis di Bandung
• 56 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.