Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Mulai Pulih, 78 Kapal Melintas dalam Sehari Usai Konflik Iran

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat terganggu akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Dalam satu hari, sebanyak 78 kapal tercatat melintasi jalur pelayaran strategis tersebut, menjadi angka harian tertinggi sejak perang pecah.

Data tersebut disampaikan S&P Global dalam laporan yang dirilis pada Kamis, 25 Juni 2026. Menurut lembaga tersebut, peningkatan lalu lintas kapal menjadi indikasi awal bahwa aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mulai kembali normal setelah sempat mengalami gangguan signifikan.

Baca Juga :
Krisis Selat Hormuz Dinilai Bisa Jadi Titik Balik Dunia, Era Dominasi Minyak Disebut Mulai Memudar
Serangan Kapal di Teluk Oman Bikin IMO Tunda Evakuasi Pelaut di Selat Hormuz

S&P Global mencatat volume pelayaran pada Rabu mencapai sekitar 57 persen dari rata-rata harian sebelum konflik.

Secara kumulatif, hingga Rabu tercatat sebanyak 551 kapal telah melintasi Selat Hormuz sepanjang bulan ini. Jumlah tersebut berpotensi menjadikan Juni sebagai bulan dengan aktivitas pelayaran tersibuk sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dimulai.

Kapal yang Lama Tertahan Mulai Berlayar

S&P Global menjelaskan peningkatan aktivitas tidak hanya berasal dari kapal-kapal yang baru memasuki kawasan, tetapi juga dari kapal yang sebelumnya tertahan akibat situasi keamanan di Selat Hormuz.

Kondisi tersebut dinilai sebagai sinyal awal normalisasi aktivitas pelayaran internasional.

Meski demikian, lembaga tersebut mengingatkan bahwa proses pemulihan belum sepenuhnya aman.

S&P Global menilai keberlanjutan pemulihan masih bergantung pada pelaksanaan dan penegakan berbagai kesepakatan yang telah dicapai untuk menjaga keamanan jalur pelayaran di kawasan tersebut.

Data Lembaga Lain Tunjukkan Tren Serupa

Peningkatan aktivitas pelayaran juga dilaporkan oleh sejumlah lembaga pemantau lainnya.

Perusahaan analisis pasar Kpler menyebut sebanyak 70 kapal melintasi Selat Hormuz pada Rabu.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 105 persen dibandingkan volume pelayaran sehari sebelumnya.

Sementara itu, Lloyd's List yang berbasis di London melaporkan pergerakan kapal di Selat Hormuz mengalami perubahan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Media yang fokus pada industri pelayaran tersebut menyebut jumlah kapal yang melintas meningkat tajam dibandingkan periode ketika jalur tersebut mengalami gangguan.

Pembukaan Jalur Selatan Dorong Pemulihan

Para analis menilai meningkatnya lalu lintas kapal dipengaruhi oleh keputusan Oman bersama Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk membuka jalur pelayaran di sisi selatan Selat Hormuz.

Baca Juga :
Harga Minyak Dunia Ambles, Lonjakan Akibat Konflik Timur Tengah Nyaris Ludes dalam Sepekan
Iran Ngamuk, Serang Kapal Singapura di Selat Hormuz
Kapal Gamsunoro Lintasi Selat Hormuz dengan Aman Dikawal PIS dan Kemenlu

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Zodiak Paling Jago Mengolah Kata-Kata, Selalu Tahu Cara Menarik Perhatian
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Buka-bukaan! Bahlil Lahadalia Ngaku Putar Otak Cari Cara Agar BBM Subsidi Tidak Naik
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
BPS Jateng: Sensus Ekonomi Bersifat Rahasia dan Tak Berhubungan dengan Pajak
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
KSP jenguk korban penyekapan di RSHS Bandung, pastikan negara membantu
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Dibully Kakak Kelas di Toilet, Siswa SMP Semarang Tak Sekolah Hampir 3 Bulan
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.