JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar mengaku tidak khawatir kehilangan pemilih setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai melakukan safari politik bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai perpindahan pemilih adalah hal yang lumrah dalam kontestasi politik.
Namun, setiap partai politik tetap memiliki daya tarik masing-masing bagi masyarakat.
"Resiko perpindahan pemilih bukan saja ke PSI tapi juga ke partai lain. Demikian juga ada potensi perpindahan dari partai lain ke Golkar. Itu biasa saja dalam kontestasi politik. Kami optimis menghadapi pemilu 2029. Masing-masing partai punya daya tarik yang berbeda," kata Sarmuji saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/6/2026).
Baca juga: Santai Jokowi Safari Politik, PAN: PSI Bukan Ancaman
Sarmuji juga memastikan bahwa Golkar menghormati keputusan Jokowi yang memilih aktif memperkuat PSI.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan hak politik mantan Presiden RI itu.
"Ya itu hak politik Pak Jokowi dan PSI. Pak Jokowi orang merdeka yang bebas menentukan langkah politiknya. Kami menghormati saja," jelas Sarmuji.
Baca juga: Jokowi Mulai Safari Politik Bersama PSI, Waketum Gerindra: Gak Ada Masalah
Diberitakan sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut memulai keliling Indonesia pada Jumat (26/6/2026) hari ini.
Provinsi Lampung menjadi tujuan pertama Jokowi, di mana dia akan menghadiri sejumlah agenda di Lampung.
"Rencananya beliau sampai di Lampung insyaallah sesuai jadwal itu jam 11, dan melaksanakan nantinya rencananya shalat Jumat di Lampung. Nah selesai shalat Jumat, barulah pergi ke Mesuji. Ada kegiatan, ya termasuk ada kirab budaya jam 4," ujar Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: Jokowi Safari Politik dengan Atribut PSI, Disebut Tanda Bukan PDI-P Lagi
Setelah menyapa warga Lampung, Jokowi akan menghadiri rapat koordinasi daerah (Rakorda) partai berlambang gajah itu.
Harapannya, Jokowi dalam rakorda tersebut bisa mengetuk hati kader PSI untuk bekerja lebih giat lagi.
Di samping itu, ia turut berharap Jokowi dapat menyampaikan pesan untuk terus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Kemudian juga kita harapkan Pak Jokowi menyampaikan pesan-pesan lain yaitu terkait dengan dukung pemerintahan Pak Prabowo-Gibran," jelas Bestari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




