Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM memberikan uang sayembara Rp 250 juta untuk yang bisa membantu penangkapan Taufik Hidayat (30), tersangka penyekapan dan penganiayaan, kepada keluarga korban YTR (29). Penyerahan itu dilakukan KDM saat menghadiri konferensi pers di Polda Jabar.
Uang sayembara itu harusnya diberikan kepada siapa pun yang menangkap atau memberikan informasi terkait keberadaan Taufik yang buron. Namun, Taufik akhirnya ditangkap langsung oleh Polda Jabar. Maka itu uang tersebut diserahkan kepada pihak keluarga.
"Pak Kapolda telepon saya kan tidak mungkin Polda Jabar menerima sayembara sehingga meminta kepada saya, sudah nanti kita serahkan kepada keluarga korban untuk bekal masa depannya," kata KDM saat konferensi pers, Jumat (26/6).
Penyerahan uang sayembara itu dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan kepada pihak kakak korban. KDM menyaksikan langsung penyerahan itu.
"Saya ucapkan terima kasih, mohon maaf bagi masyarakat yang tidak berani untuk melaporkan secara resmi sehingga tidak kebagian Rp 250 juta," ujar KDM.
Beri Efek Psikologi ke PelakuKDM menerangkan hadiah sayembara yang dijanjikannya membantu menangkap Taufik Hidayat. Ada efek psikologi yang dirasakan Taufik setelah KDM mengumumkan sayembara tersebut.
"Berdasarkan penjelasan Pak Kapolda sayembara ini memiliki efek psikologi terhadap tersangka, yaitu dia pergi kemanapun merasa banyak yang mengawasi dan merasa kebingungan maka dia balik lagi ke Bandung. Setelah di Bandung akhirnya bisa tertangkap," ujar KDM.





