tvOnenews.com – Sisi gelap kehidupan Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR hingga buta permanen, seolah dikuliti tanpa sisa.
Kali ini, giliran sang mantan istri yang mendadak muncul ke publik untuk membongkar tabiat asli bin miring sang buron kelas kakap tersebut.
Melalui perbincangan mendalam bersama mantan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang viral di media sosial pada Kamis (25/6/2026), perempuan berhijab ini membeberkan secara blak-blakan dinamika mengerikan selama menjalani hubungan kilat dengan Taufik.
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Hubungan mereka awalnya diawali dari masa pendekatan singkat selama empat bulan sebelum akhirnya memutuskan naik pelaminan pada tahun 2015 silam.
Namun, impian membangun rumah tangga yang harmonis langsung hancur berantakan sejak hari pertama.
Fakta yang paling membuat publik terbelalak adalah durasi pernikahan keduanya yang berjalan super singkat.
Saat dicecar pertanyaan oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM), sang mantan istri membuat pengakuan yang bikin geleng-geleng kepala. Hubungan suami-istri mereka ternyata hanya berumur jagung.
"(Nikah) 2015. Nggak lama, cuma dua minggu," ungkap mantan istri Taufik Hidayat dengan nada pasrah. Kendati ikatan pernikahan itu hanya bertahan selama 14 hari, keduanya diketahui telah dikaruniai seorang anak.
Alasan di balik bubarnya pernikahan kilat tersebut lantaran sang mantan istri tidak kuat menghadapi sifat cemburu berlebihan dan emosi meledak-ledak dari mantan suaminya.
Masalah sepele yang terjadi di dalam rumah tangga dipastikan selalu digoreng menjadi konflik besar oleh Taufik.
"Jadi kalau misalkan dia marah, mas kawin sama cincin tunangan diminta lagi, dibawa semua sama dia. Masalah kecil itu selalu digede-gedein, dia orangnya cemburuan," paparnya.
Ngamuk dan Banting Helm saat Ditolak Berhubungan Intim- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa
Tak sampai di situ, mantan istri TH juga membongkar gelagat agresif sang mantan suami saat urusan ranjang mereka tidak terpenuhi.
Menurutnya, Taufik sering kali mengamuk dan melampiaskan emosinya dengan merusak barang jika hasrat seksualnya ditolak, terlebih saat sang istri sedang dalam kondisi berbadan dua.
"Sampai misalkan, yah maaf, kalau dia minta (berhubungan intim) suka marah-marah gitu. Namanya kondisi lagi ngidam kan gimana yah, pusing gitu, tapi dia pengen. Suka banting-banting helm gitu. Tapi kalau kasar (fisik ke saya) mah enggak, cuma gituan (banting barang)," jelasnya blak-blakan.



