TANGERANG, KOMPAS.com - Sejumlah pengendara mengeluhkan Jalan Iskandar Muda, Neglasari, Kota Tangerang rusak dan licin, Jumat (26/6/2026).
Kerusakan aspal dipenuhi lubang dan lumpur becek tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan berisiko merusak komponen kendaraan.
Salah seorang pengendara motor, Oneng (60), mengaku terkejut saat melintasi jalur tersebut karena sempat salah jalan.
Pedagang asal Rengas, Tangerang Selatan baru pertama kali melewati jalan Iskandar Muda mengeluhkan kondisi motornya yang langsung kotor akibat kubangan lumpur.
"Wah, parah jalannya. Parah banget, sudah becek. Ya ini lihat kotor banget, padahal baru dicuci (motornya)," ujar Oneng saat ditemui di lokasi, Jumat.
Baca juga: Imbas Jalan Rusak di Neglasari Tangerang, Pembeli PKL Ogah Mampir, Minimarket Berdebu
Oneng juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang bagi komponen suspensi motornya.
Kompas.com/Disya Shaliha Sejumlah kendaraan, termasuk truk melintasi Jalan Iskandar Muda, Neglasari, Kota Tangerang, yang rusak dan becek, Jumat (26/6/2026).
Ia berharap Pemkot Tangerang memberikan perhatian lebih pada akses jalan tersebut.
"Aduh, ya ngerinya sih shockbreaker juga pada rusak nih kalau sering-sering begini. Mudah-mudahan sih Pemdanya peduli sama jalan. Kasihan kalau ini jalan begini ngerusakin kendaraan," tambahnya.
Keresahan serupa disampaikan oleh Hendi (25), seorang pengemudi ojek daring yang rutin melintasi jalur tersebut.
Menurut Hendi, perbaikan yang dilakukan selama ini tidak bertahan lama karena hanya berupa penambalan seadanya.
"Sebenarnya jalannya sudah rusak lama. Ada beberapa sebagian yang sudah diperbaiki, cuma tidak sampai sini, dan terus perbaikannya juga cuma ditambal-tambal saja, jadi cepat rusak lagi karena kan ini mobil-mobil truk dan ada pergudangan juga," kata Hendi.
Hendi menambahkan bahwa kondisi jalan menjadi lebih sulit dilalui saat hujan.
Baca juga: Jalan Iskandar Muda Neglasari Tangerang Rusak dan Licin Kerap Makan Korban
Sebab, lubang-lubang jalan sering kali tidak terlihat karena tertutup genangan air.
"Membahayakan juga apalagi lagi hujan gitu kan, jadi tergenang," pungkasnya.
Andriyana (21), seorang pedagang gorengan di sekitar lokasi, menceritakan bahwa kerusakan jalan ini mulai parah sejak sistem drainase di wilayah tersebut terganggu.