Usai Sekap dan Siksa YTR, Taufik Hidayat Sempat Ubah Warna Helm untuk Kelabui Polisi

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap YTR (29), ternyata diwarnai berbagai upaya untuk mengelabui polisi.

Salah satunya dengan mengecat helm yang digunakannya agar identitasnya tidak mudah dikenali selama berpindah-pindah lokasi. Fakta tersebut terungkap setelah penyidik Polda Jawa Barat menelusuri jejak pelarian tersangka melalui rekaman CCTV dan transaksi keuangan di sejumlah daerah.

Baca Juga :
Orang Terdekat Tak Kuat Menahan Tangis saat Dengar Curhat YTR, Korban Penyekapan: Saya Sudah Hancur
Terungkap! Taufik Hidayat Ternyata Residivis, Pernah Dipenjara karena Aniaya Mantan Istri

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan menjelaskan, setelah mengantar korban ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada 10 Juni 2026, Taufik masih sempat beraktivitas di Kota Bandung.

Penyidik mencatat tersangka melakukan transaksi keuangan di kawasan Cipadung pada 15 Juni 2026, kemudian kembali terlacak berada di sebuah SPBU di kawasan Dago sehari berikutnya.

Empat hari kemudian, tepatnya pada 20 Juni 2026, rekaman CCTV memperlihatkan Taufik telah berada di wilayah Buaran, Tangerang. Saat itu ia mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam dengan mengenakan helm merah.

Namun ketika kembali terpantau di wilayah Cimahi pada 21 Juni 2026, penyidik menemukan perubahan pada penampilannya. Helm yang sebelumnya berwarna merah telah berubah menjadi hitam.

Hasil pemeriksaan mengungkap perubahan itu bukan terjadi secara kebetulan. Tersangka mengakui sengaja mengecat helm tersebut saat berada di Bogor dalam perjalanan menuju Cimahi.

"Pengakuannya helm tersebut dicat di Bogor saat sebelumnya dari Tangerang menuju Cimahi," ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.

Perburuan terhadap tersangka akhirnya berakhir tiga hari kemudian. Polisi menangkap Taufik di kawasan Perumahan Griya Pesona, Majalaya, Kabupaten Bandung, pada 23 Juni 2026.

"Pada pukul 18.30 WIB, kami lakukan penangkapan. Dan langsung kami bawa ke Polda Jabar," katanya.

Menurut Rudi, tindakan yang dilakukan tersangka terhadap korban tergolong sangat sadis sehingga penyidik akan menerapkan pasal secara maksimal.
"Kalau dilihat dari peristiwanya dan perbuatannya, tersangka ini termasuk sesuatu yang tidak wajar, sadis, kekerasan yang kita kutuk bersama. Untuk itu kami Polda Jabar maksimal akan mempersangkakan tersangka dengan pasal yang seberat-beratnya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pelarian Taufik Hidayat (30), pria yang diduga menyekap dan menyiksa kekasihnya sendiri selama tiga tahun di Bandung, akhirnya terhenti.

Baca Juga :
Kawal Kasus YTR, Hotman Paris: Cowok Itu Akan Meringkuk di Dalam Penjara Puluhan Tahun!
Taufik Hidayat Buka Suara, Akui Menyesal Siksa YTR: Saya Minta Maaf
Banjir Donasi! Pengusaha Batu Bara Beri Rp500 Juta untuk YTR, Hotman Paris sampai Tutup Sementara Penggalangan Dana

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Camp Religi Mubarakah VIII 2026 Dihadiri Ribuan Peserta, Gubernur Lemhanas RI: Lahirkan Generasi Religius Moderat
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Rupiah Terkapar, Nasabah Kaya Mulai Alihkan Aset ke Dolar AS
• 9 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Update Gempa Venezuela: 188 Orang Meninggal, 1.520 Luka
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat Layanan, Pegadaian Borong 3 Penghargaan di Ajang Ini
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah di Himbara Jadi Rp400 Triliun
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.