Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya akan menggelar mutasi pejabat lagi Senin (29/6/2026) pekan depan, setelah hari ini, Jumat (26/6/2026).
Instruksi persiapan mutasi lanjutan itu disampaikan ke Lilik Arijanto Sekretaris Daerah Kota Surabaya, untuk pejabat yang tidak responsif saat ia inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik.
“Saya sampai turun di lapangan tadi malam pun sampai jam 01.00 WIB, tidak ada satu pun yang di lapangan,” katanya, Jumat (26/6/2026).
Tiga kecamatan yang jadi catatannya, Sukomanunggal, Semampir, dan Sawahan (kawasan Blauran).
“Parkir di Blauran. Camatnya siapa, lurahnya siapa, enggak pernah tahu kalau parkirnya kayak begitu. Bahkan saya kemarin ngomong tuh sama warga di Semampir. Jawabannya, saya sudah capek, Pak. Memang macet kayak gini Pak, saya juga enggak nyaman. Apalagi kalau malam Jumat. Apalagi kalau hari Minggu. Apalagi kalau ada hari besar Islam. Bahkan orang nyebrang ini loh dipalak,” paparnya soal hasil sidaknya di lapangan.
Sebelumnya Eri melakukan sidak di tiga kecamatan itu namun tidak ada lurah dan camat yang berada di lokasi.
“Padahal camat itu adalah penguasa wilayah. Lurah itu penguasa wilayah sehingga paling tidak dia tahu tempat itu terjadi permasalahan apa, sehingga dia menyampaikan kepada dinas teknis terkait untuk diselesaikan apakah itu stunting, apakah itu parkir, apakah itu pasar tumpah, itu sudah,” ungkapnya.
Ia minta inspektorat memeriksa lurah dan camat di 3 kecamatan itu terkait posisinya yang tidak berada di lokasi saat Eri sidak.
“Untuk periksa di mana? Dia ngapain? Terus kerjanya selama ini apa?. Kalau perlu hasilnya nanti ternyata ditemukan permasalahan. Kan ada peringatan itu ada ya, satu apakah langsung diturunkan. Oh atau diberikan peringatan, oh atau dicopot dari jabatannya. Nanti saya nunggu inspektorat,” bebernya lagi.
Selain pemeriksaan, ia juga akan melakukan mutasi lanjutan Senin depan terhadap pejabat yang tidak responsif dipanggil saat ia sidak.
“Yang tiga (kecamatan) tadi saya melihat hasilnya (pemeriksaan) inspektorat. Yang karena dia masih datang tapi tidak ngasih solusi. Tapi kalau yang lain-lainnya itu yang enggak bisa saya panggil. Setiap ada kejadian saya panggil enggak ada. Ada sekitar tiga atau lima (kecamatan) gitu (dipastikan Senin dimutasi),” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Eri melakukan mutasi 57 pejabat terdiri dari 22 orang dipromosi atau naik jabatan, 35 sisanya dirotasi hari ini.(lta/wld/iss)




