Liputan6.com, Jakarta - Komisi IX DPR RI menyepakati empat langkah efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan efisiensi itu, anggaran negara bisa hemat hingga sekitar Rp 40 triliun.
Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin menilai, skema efisiensi yang dipaparkan pimpinan BGN yang baru sangat baik.
Advertisement
“Kalau kita lihat skema efisiensinya, ada empat yang disampaikan, saya kira akan sangat signifikan (dampak penghematannya),” ujar Zainul, dikutip Jumat (26/6/2026).
Pimpinan BGN sebelumnya mengajukan alokasi anggaran sebesar Rp 270 triliun untuk program MBG tahun 2027. Anggaran ini naik Rp 2 triliun dari 2026 yang sebesar Rp 268 triliun.
Namun, anggaran tahun depan diprediksi akan jauh berkurang dengan penghematan yang dilakukan BGN di bawah kepemimpinan Nanik S Deyang. Zainul meyakini efisiensi yang dilakukan bakal cukup signifikan.
“Kalau waktu rapat, BGN komitmen dengan kita, mereka akan melakukan exercise penghematan minimal Rp 40 triliun, termasuk yang tahun ini. Tahun ini pun BGN sedang melakukan exercise untuk penghematan dan angkanya mungkin hampir sama ya,” katanya.
Komisi IX pun memberikan waktu dua pekan kepada BGN untuk merampungkan perhitungan efisiensi tersebut. Pekan depan, DPR akan kembali menggelar rapat dengar pendapat untuk membahas finalisasi penghematan yang akan diterapkan dalam program MBG.
“Mereka kemudian menyampaikan minta waktu, kita sepakat dua minggu,” ucap Zainul.




