Karyawan Toko Padel di Jaksel Dimintai Ganti Rugi Rp 50 Juta Usai Dituduh Mencuri

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Abdul Latif, karyawan sebuah toko perlengkapan padel di Jakarta Selatan yang dituduh mencuri raket padel, diminta membayar uang ganti rugi sebesar Rp 50 juta.

Permintaan itu disampaikan saat beberapa orang yang mengaku dari pihak toko padel tempatnya bekerja mendatangi rumahnya pada Senin (22/6/2026).

"Mereka meminta ganti rugi Rp 50 juta. Lalu Abdul Latif dibawa ke kantor toko padel," ujar kuasa hukum Latif, Nugraha Budi, saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Kenapa Sensus Ekonomi Jakarta Tanyakan Gaji hingga Perhiasan Saat Pendataan?

Ia bilang, Latif baru dua bulan kerja di toko padel tersebut. Anak sulung dari dua bersaudara itu dituduh mencuri raket padel sehingga orang yang mengaku dari pihak toko mendatangi rumah Latif untuk meminta pertanggungjawaban.

Saat berada di rumah Latif, mereka melihat dua sepeda motor yang terparkir. Menurut Nugraha, kedua motor tersebut kemudian dibawa sebagai jaminan atas tuntutan pembayaran Rp 50 juta. Padahal, dua sepeda motor itu merupakan milik adik perempuan Latif.

Nugraha menjelaskan bahwa adik Latif telah menikah dan tidak lagi tercantum dalam kartu keluarga (KK) yang sama.

"Tapi pihak dari toko itu tidak peduli. Mereka tetap membawa dua motor dan dua ponsel," ungkap Nugraha.

Selain membawa barang-barang tersebut, mereka juga meminta Latif ikut ke kantor toko.

Saat itu, ibunda Latif, Mahdalennah, mengaku bersedia mencicil uang ganti rugi sebesar Rp 1 juta per bulan. Namun, tawaran tersebut ditolak dan Latif tetap dibawa ke kantor.

"Mereka itu kan rumahnya sederhana sekali. Kalau untuk mengganti tidak sanggup. Maka disampaikan uangnya akan dicicil," tutur Nugraha.

Mengaku alami dugaan penganiayaan

Setelah dibawa ke kantor toko, Latif mengaku mengalami serangkaian tindak kekerasan.

Menurut pengakuannya, kedua tangannya diikat menggunakan kabel ties sebelum dipukuli.

Baca juga: Kronologi Karyawan Toko Padel di Jaksel Disekap Usai Dituduh Curi Raket

"Terus dia dipukuli. Saat itu, muka dia sempat disiram kopi yang kemungkinan masih dalam kondisi hangat," kata Nugraha.

Meski tidak mengalami luka bakar akibat disiram kopi, Latif mengaku wajahnya dipukul hingga beberapa giginya rontok. Akibat penganiayaan tersebut, ia juga mengalami cedera pada kaki hingga berjalan pincang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Giginya rontok, kakinya juga pincang. Setelah itu, Latif sebenarnya sempat kabur pada keesokan harinya. Ia sempat mencari ojek dan pulang ke rumahnya," tutur Nugraha.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Sebut Mini LNG Plant Tuban Jadi Solusi Kurangi Impor LPG
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Link Resmi Nonton Live Streaming Norwegia vs Prancis via HP, Cek di Sini
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensesneg Ungkap Prabowo Sudah Tahu soal Kabar 3 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Spinoff ‘Shaolin Soccer’ Karya Stephen Chow Siap Tayang Juli
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kenali 20 Istilah Sepak Bola yang Sering Digunakan
• 17 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.