HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bursa transfer Super League musim 2026/2027 kembali menghadirkan kejutan. Salah satu talenta muda paling menjanjikan milik PSM Makassar, Victor Dethan, dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Persija Jakarta. Jika rumor tersebut benar terjadi, kepindahan ini bukan sekadar perpindahan klub, tetapi juga menjadi awal reuni sang pemain dengan pelatih yang pernah memberikan kepercayaan besar kepadanya di level tim nasional, Shin Tae-yong.
Nama Victor Dethan memang menjadi salah satu komoditas panas sepanjang jendela transfer. Setelah kontraknya bersama PSM Makassar berakhir pada 31 Mei 2026, sejumlah klub langsung bergerak untuk mendapatkan tanda tangannya.
Persebaya Surabaya, Arema FC, hingga Dewa United sempat disebut ikut memantau situasi pemain berusia muda tersebut. Namun, dalam beberapa hari terakhir, Persija Jakarta justru disebut berada di posisi terdepan.
Rumor tersebut menguat setelah sejumlah akun yang rutin membahas bursa transfer nasional menyebut proses kepindahan Victor Dethan hampir rampung. Bahkan, disebutkan seluruh dokumen administrasi telah diselesaikan dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari manajemen Macan Kemayoran.
Jika benar bergabung dengan Persija, salah satu faktor terbesar yang diyakini memengaruhi keputusan Victor adalah keberadaan Shin Tae-yong di kursi pelatih.
Hubungan keduanya bukanlah hal baru. Shin Tae-yong pernah memberikan kesempatan kepada Victor Dethan membela Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF kelompok usia. Kesempatan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan karier pemain asal Nusa Tenggara Timur itu.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut dikenal berani memberikan kepercayaan kepada pemain muda selama mereka mampu memenuhi tuntutan intensitas permainan yang diinginkannya. Victor menjadi salah satu nama yang sempat merasakan langsung filosofi tersebut.
Bermain kembali di bawah arahan pelatih yang telah memahami karakter dan potensinya tentu menjadi nilai tambah tersendiri. Adaptasi diperkirakan tidak akan memakan waktu lama karena keduanya sudah pernah bekerja bersama di lingkungan tim nasional.
Selain faktor pelatih, Persija juga menawarkan proyek yang menarik bagi pemain muda. Klub ibu kota itu tengah membangun skuad yang memadukan pemain berpengalaman dengan talenta muda lokal untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Bagi Victor, kesempatan tersebut bisa menjadi panggung baru untuk mengembangkan karier sekaligus memperbesar peluang kembali menembus Timnas Indonesia senior.
Selama membela PSM Makassar, perkembangan Victor Dethan memang berjalan cukup konsisten.
Lulusan akademi PSM itu perlahan berhasil menembus skuad utama dan menjadi salah satu pemain muda yang paling sering mendapatkan kesempatan tampil.
Berdasarkan catatan penampilannya, Victor telah mengoleksi 92 pertandingan bersama Juku Eja di berbagai kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan enam gol dan delapan assist.
Angka tersebut memang belum terlalu mencolok bagi seorang pemain depan. Namun, melihat usianya yang masih muda, kontribusi tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberanian melakukan duel satu lawan satu menjadi kelebihan yang membuat banyak klub tertarik menggunakan jasanya.
Tak heran apabila beberapa klub besar langsung bergerak ketika kontraknya bersama PSM berakhir.
Sementara itu, rumor mengenai kepindahan Reno Salampessy juga mengalami perkembangan berbeda.
Sebelumnya, winger muda Persipura Jayapura itu sempat dikaitkan dengan Persebaya Surabaya maupun PSM Makassar.
Namun, sejumlah laporan terbaru menyebut Reno justru memilih bertahan bersama Persipura untuk mengarungi kompetisi Championship musim 2026/2027.
Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah yang cukup realistis bagi pemain berusia 19 tahun itu. Dengan tetap menjadi bagian penting Persipura, Reno berpeluang memperoleh menit bermain yang lebih banyak dibanding langsung bersaing di klub Super League yang memiliki kedalaman skuad lebih besar.
Situasi itu membuat Persebaya kemungkinan harus mengalihkan fokus kepada target lain untuk memperkuat sektor sayap.
Sementara bagi Persija, apabila transfer Victor Dethan benar-benar terealisasi, mereka akan mendapatkan salah satu prospek terbaik sepak bola Indonesia.
Bukan hanya karena kualitas teknik yang dimiliki, tetapi juga karena Victor masih memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang.
Di bawah arahan Shin Tae-yong, pemain muda itu berpotensi mengalami peningkatan yang lebih signifikan. Sang pelatih dikenal mampu mengembangkan pemain muda melalui pendekatan disiplin, intensitas latihan tinggi, serta filosofi permainan modern yang menuntut mobilitas tanpa bola.
Bagi PSM Makassar sendiri, kepergian Victor tentu akan menjadi kehilangan besar.
Selama tujuh tahun berada di klub, mulai dari akademi hingga menembus tim utama, Victor tumbuh menjadi salah satu simbol regenerasi Juku Eja.
Kode perpisahan yang sempat ia unggah melalui media sosial dengan tulisan sederhana “7 years” semakin memperkuat dugaan bahwa perjalanan panjangnya bersama PSM memang telah memasuki akhir.
Kini, publik hanya tinggal menunggu kepastian resmi dari Persija Jakarta. Jika pengumuman itu benar-benar datang, maka Victor Dethan bukan hanya memulai petualangan baru di ibu kota, tetapi juga kembali bekerja sama dengan Shin Tae-yong, pelatih yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di level tim nasional. Kombinasi keduanya berpotensi menjadi salah satu cerita menarik di Super League musim 2026/2027.





